[FF] Love Like Oxygen (part 6)

“Love Like Oxygen”

(part 6)

Author: Lee Hyerin

Cast:

Shin Hyerin

Cho Kyuhyun

Stevany Hwang

Super Junior member

WARNING: ini hanya karangan author, maklum namanya juga FANFICTION. Oh iya, nama cast yang Stevany Hwang itu bukan Tiffany snsd. Tapi hanya tokoh karangan author saja 😀 , maklum author naksir sama nama Stevany Hwang hehe ^^v dan satu lagi, jika Hyerin ngomong ke Stevany –begitu sebaliknya- pakai bahasa Indonesia, arra?! ^^

Enjoy reading please , don’t forget RCL 😛 . DON’T TO BE A SILENT READERS!! AND DON’T TO BE A PLAGIAT!!

Hyerin pov

“eh? V-victoria onnie?” kataku gelagapan

“ne, Hyerin-a, boleh aku masuk?” katanya sambil tersenyum

“ahh, ye onnie” kataku sambil membukakan pintu apartement-ku lebar-lebar, dan Victoria masuk kedalam apartement-ku ._.

“silahkan duduk onnie” kataku, lalu Victoria onnie duduk. Saat ini kami berada di ruang tv apartement-ku

“Hyerin-a, aku langsung saja ya karna waktu-ku di Indonesia tidak banyak” kata Victoria onnie, sontak aku mengangguk

“Hyerin-a, mianhae karna aku menggangu hubunganmu dengan Kyuhyun. Jujur, dulu aku tidak suka melihatmu berpacaran dengan Kyuhyun. Tapi, sekarang aku rela melepaskan Kyuhyun untukmu. Malah aku sangat menyetujui hubunganmu dengan Kyuhyun 100%, Hyerin-a. Aku sadar karna bentakkan Kyuhyun kemarin, dan aku mohon kau maafkan Kyuhyun. Karna dia tidak salah apa-apa, aku yang salah” kata Victoria onnie sambil menunduk

“ahh, gwenchana, onnie tidak salah ko” kataku sambil tersenyum tapi sebernarnya aku shock berat mendengar pengakuan Victoria onnie

“ahh, ani aku tetap salah, nanti aku akan minta maaf pada Kyuhyun. Tapi, sebelumnya kumohon kau maafkan Kyuhyun, dia sangat terpukul karna dia kehilangan-mu untuk ke 2 kalinya. Kumohon temui dia dan maafkan dia, pikirkan hubunganmu dengannya selama bertahun-tahun” kata Victoria onnie yang sukses membuatku galau O.o

“ne, onnie” kataku

“baiklah, semoga hubungan-mu dengan Kyuhyun berjalan dengan lancar seperti dulu. Aku pergi dulu, 1 jam lagi pesawatku ke Korea berangkat. Kau tau-kan macetnya ibu kota Indonesia seperti apa?”

“ne, onnie, hati-hati dijalan” kataku saat Victoria onnie di bibir pintu (?) apartementku

“ne, annyeonggyeseyo” kata Victoria onnie lalu membungkukan badannya

“ne, annyeong” kataku ikut membungkukan badan, lalu Victoria onnie pergi begitu saja. Aku heran dari mana Victoria onnie tau alamatku? Ahh, tapi itu tidak penting

Aku rebahkan tubuhku di kasur kamarku, kata-kata Victoria onnie masih mengiyang – ngiyang (?) di otakku “kumohon temui dia dan maafkan dia, pikirkan hubunganmu dengannya selama bertahun-tahun” cih, aku jadi tergingat bagaimana pertama kali aku bertemu dengannya

-flashback-

“omooo, ini hari pertama aku masuk sekolah tapi aku telat ><

Ada pertanyaan nih buat para readers deul XD

– Bagaimana reaksi Kyuhyun saat tau Hyerin pindah?

– Kira-kira Hyerin pindah kemana?

– Kira-kira nanti nasib KyuRin gimana?

– Gimana nasib HaeVany ? Saat Donghae kembali ke Seoul?

Hayoo, dijawab yaa ^^ mian kalo terlalu banyak pertanyaannya XDD saya menerima Kritik, Saran dan Pertanysaan hehe 😉

Advertisements

[FF] Love Like Oxygen (part 5)

“Love Like Oxygen”
(part 5)

Author: Lee Hyerin

Cast:
Shin Hyerin
Cho Kyuhyun
Stevany Hwang
Super Junior member
other

WARNING: ini hanya karangan author, maklum namanya juga FANFICTION. Oh iya, nama cast yang Stevany Hwang itu bukan Tiffany snsd. Tapi hanya tokoh karangan author saja 😀 , maklum author naksir sama nama Stevany Hwang hehe ^^v . dan satu lagi, jika Hyerin ngomong ke Stevany –begitu sebaliknya- pakai bahasa Indonesia, arra?! ^^

Enjoy reading please , don’t forget RCL 😛 . DON’T TO BE A SILENT READERS!! AND DON’T TO BE A PLAGIAT!!

Kyuhyun pov

“eh, Victoria nonna? Sedang apa kau disini?? Dan kapan kau datang kesini?“ tanyaku heran
“apakah salah ya bila aku menemui namjachinguku sendiri?” jawabnya sinis, melirik Hyerin sebentar dengan sinis-nya lalu bergelayut manja dilenganku
“hey! Nonna! Apa yang kau lakukan?!” kataku risih berusaha melepaskan Victoria yang sedang bergelayut manja di lenganku
“hey, Kyu-a.. kau ini kenapa?? Bukankah itu sudah biasa (?) , apa karna yeoja ini?!” kata Victoria sinis sambil menunjuk-nunjuk Hyerin
“ya! hey! Jangan menunjuk Hyerin seperti itu!” bentakku sambil mencengkram (?) tangan Victoria yang sedang menunjuk-nunjuk Hyerin
“ah, mian aku menganggu.. memang seharusnya aku tidak berada disini” kata Hyerin lirih sambil menundukan kepalanya menahan tangis, aku tau kebiasan Hyerin jika ingin mengangis selalu menundukan kepalanya
“memang seharusnya kau tidak berada disini” kata Victoria nonna sinis lalu Hyerin pergi berlari dan menghilang begitu saja, aku ingin mengejarnya hanya saja Victoria mencengkram (?) kuat tanganku
“ya! Hyerin-a, yaaaa!!” teriakku
“VICTORIA SONG!! APA YANG KAU LAKUKAN??! A-“ aku sedang membentak Victoria nonna tapi terpotong karna dia –Victoria- tiba-tiba melumat bibirku, sontak aku melepaskan bibirnya yang sedang melumat bibirku
“mianhae nonna jika aku bersikap tidak sopan padamu, TAPI BUKANKAH KAU SAHABATKU?? TAPI KENAPA KAU SETEGA INI PADAKU??” tanyaku kesal, kakiku serasa lemas, tidak bisa menopang tubuhku lagi. Akhirnya aku terjatuh kelantai dengan kepala tertunduk, tanpa terasa air mataku mengalir mulus (?) di pipiku
“m-mianhae Kyuhyun-a” kata Victoria nonna lirih
“APA KAU PIKIR DENGAN MEMINTA MAAF HYERIN AKAN KEMBALI PADAKU?!!! HAH?! SEKARANG, PERGI DARI KAMARKU! GO AWAAAAAAY!!!!” bentakku kasar padanya lalu menamparnya (O.O)
“k-kyuhyun-a” Victoria nonna terbelak tidak percaya dengan semua perkataanku tadi sambil memegang pipinya yang merah karna tamparanku

Victoria pov

“APA YANG LAGI KAU TUNGGU ?! CEPAT PERGI!!” teriaknya geram sambil menunjuk-nunjuk pintu keluar kamarnya –Kyuhyun-
“t-tap-“
“CEPAT PERGIII!!!” bentaknya lagi sambil mendorong tubuhku hingga didepan pintu kamar hotelnya
“cepatlah pergi dari kehidupanku dan jangan pernah kembali lagi” kata Kyuhyun dingin padaku lalu membanting pintu hotelnya
“m-mwo?” ujarku kaget tanpa sadar air mata mengalir mulus (?) di pipiku
‘mianhae, Kyuhyun-a.. aku memang bukan sahabat yang baik untukmu, tapi a-aku berjanji aku akan menyatukan kau d-dengan Hyerin lagi dan berusaha m-merelakanmu dengannya –Hyerin-‘ batinku

Hyerin pov

“eh, Victoria nonna? Sedang apa kau disini??“ tanya Kyuhyun oppa heran
“apakah salah ya bila aku menemui namjachinguku sendiri?” jawabnya sinis, melirikku sebentar dengan sinis-nya lalu bergelayut manja dilengan Kyuhyun oppa, tuhan.. aku tidak sanggup melihat pemandangan ini
“hey! Nonna! Apa yang kau lakukan?!” kata Kyuhyun oppa risih berusaha melepaskan Victoria onnie yang sedang bergelayut manja di lengan Kyuhyun oppa
“hey, Kyu-a.. kau ini kenapa?? Bukankah itu sudah biasa (?) , apa karna yeoja ini?!” kata Victoria onnie sinis sambil menunjuk-nunjukku
“ya! hey! Jangan menunjuk Hyerin seperti itu!” bentak Kyuhyun oppa sambil mencengkram (?) tangan Victoria onnie yang sedang menunjuk-nunjukku
“ah, mian aku menganggu.. memang seharusnya aku tidak berada disini” kataku lirih sambil menundukan kepalaku untuk menahan air mataku yang hendak keluar dan bersiap untuk pergi
“memang seharusnya kau tidak berada disini” kata Victoria onnie sinis padaku, tanpa berpikir panjang aku langsung pergi dari tempat itu juga. Aku mendengar Kyuhyun oppa memanggil namaku, tapi tak-ku hiraukan, oh iya.. satu lagi, dimana kamar hotel Donghae oppa? apa yang sedang dilakukan Stevany di sana?
Untung aku tau dimana kamar hotel Heechul oppa jadi aku bisa bertanya dimana letak kamar Donghae oppa, tanpa berpikir panjang aku langsung pergi kekamar hotel Heechul oppa

‘ting tong ting tong’ bunyi bel kamar hotel Heechul oppa
“ne, sebentar” teriak Heechul oppa dari dalam kamar, saat pintu terbuka
“ah, kau Hyerin.. ada apa?”
“oppa, oppa tau dimana kamar Donghae oppa?”
“oh, si ikan itu.. kamar-nya nomor 1305”
“oh, gomawo oppa.. annyeong” kataku lalu membungkukan badan ku untuk pergi tapi Heechul oppa sukses menahan langkahku dengan pertanyaanya
“matamu kenapa sembab? Apa karna Victoria kesini? Sudah ku bilang, aku tidak setuju saat Victoria akan datang kesini” kata Heechul oppa sinis
“aniyo, gwenchana oppa.. mataku hanya kelilipan”
“jinjja?!! Aku tau kau berbohong Hyerin-a”
“mian oppa, aku pergi dulu” kataku lalu pergi aku bisa mendengar dia berteriak memanggil namaku tapi tak kuhiraukan, aku takut dia menindas (?) *cieilah tu bahasa* Victoria onnie lagi.. kasian dia

‘ting tong ting tong’ bunyi bel kamar Donghae oppa
“nee, tunggu sebentar” itu suara yeoja, ahh.. ini pasti Stevany, saat pintu terbuka,, benar saja dia Stevany
“tiffany, pulang yuk”
“hah? Nanti duluuu, aku ada rencana jalan-jalan dengan Donghae oppa.. mau menunjukan Indonesia pada Donghae oppa” kata Stevany bangga
“ah, kau ini -__- ya sudahlah aku pulang dulu.. byeee ~” kataku lemas lalu beranjak pergi
“ya! kau mau kemana?! Dan kenapa matamu sembab?!”
“sudah kubilang aku mau pulang, soal mataku sembab.. i-itu tidak apa-apa”
“jinjja?! Bukankah biasanya mata sembab disebabkan menangis ya?! apa yang dilakukan Kyuhyun oppa padamu?!!”
“ga-gapapa, Kyuhyun oppa tidak melakukan apapun padaku, ya sudah aku pergi dulu yaa.. daaah” kataku gelagapan lalu pergi sebelum di beri pertanyaan yang aneh-aneh oleh Stevany

Stevany pov

“aneh” gumanku saat masuk kekamar Donghae oppa –lagi-
“waeyo Vany-a?”
“aniyo, gwenchana oppa.. hanya saja ada yang aneh dengan Hyerin, oh iya, panggil aku Tiffany saja.. jangan Vany”
“hey, Vany itu paggilan sayang-ku untuk-mu” kata Donghae oppa ringan
“mwo?!!” aku terbelak kaget saat Donghae oppa bilang ‘itu panggilan sayang-ku untuk-mu’
“oh iya, ada apa dengan Hyerin?” tanya Donghae oppa mengalihkan topic pembicaraan
“n-nggak tau oppa, tadi matanya sembab seperti habis menangis”
“ah, apa karna Victoria?! Sudah kubilang aku tidak setuju saat dia akan dateng kesini”
“eh? Victoria onnie? Emang apa hubungan Hyerin dengan-nya?” tanyaku heran
“kau tidak tau apa penyebab Hyerin pindah –kabur- ke sini –Indonesia-?”
“aku tau, karna seorang yeoja yang menggangu hubungannya dengan Kyuhyun oppa kan?”
“ne, tapi kau tau siapa yeoja itu?” aku hanya menggeleng sambil mengatakan “Hyerin tidak pernah mengatakan hal itu padaku”
“yeoja itu adalah Victoria Song, leader dari f(x)”
“mwoyaaa?!!”
“ne, sebaiknya aku lihat keadaan Kyuhyun dulu. Kau tunggu disini”
“ani, aku ikut” kataku sambil mensejajarkan langkah Donghae oppa

Hyerin pov

Sekarang aku berada di apartement-ku *ko cepet banget ya?!* untuk menenangkan pikiranku, hal tadi yang membuatku malas bertemu dengan Kyuhyun oppa adalah Victoria onnie. Aish! Aku ini berbicara apa?! Bukankah Victoria onnie tadi bilang ‘apakah salah ya bila aku menemui namjachinguku sendiri?’ berarti dia yeojachingu dari Kyuhyun oppa dong?! Dan kenapa Kyuhyun oppa mengejarku lagi jika sudah punya pacar?!! Ah, sudahlah.. tidak usah dipikirkan, itu bukan urusanku

Kyuhyun pov

‘ting tong ting tong’ bunyi bel apartementku
“nugu?!” teriakku malas
“ini aku, hyungmu.. Donghae”
“oh, hyung, ayo masuk” kataku sambil membukakan pintu kamar hotelku
“Kyuhyun-a waeyo?! Ada apa dengan Hyerin? tadi saat dia kekamarku matanya sembab” kata Donghae hyung
“mwoya?? Sekarang dia dimana?”
“dia sudah pergi oppa” jawab Stevany, sahabat-nya Hyerin itu loooh .___.
“aish! Jinjja?!!” aku mengumpat kesal
“Kyuhyun-a, ayo jawab padaku! Hyerin kenapa?! Apa karna Victoria?”
“ne! gara-gara dia! Kenapa dia bisa disini?!” kataku dingin
“dia disini itu katanya ingin bertemu denganmu Kyuhyun-a”
“oh, terus bagaimana dia bisa sampai disini? Dan kapan dia datang?” tanyaku datar
“dia baru saja datang tadi, dia diberi tiket pesawat dan alamat hotel kita tinggal oleh menager hyung”
“oh, Stevany-a.. bisa kah kau antar aku ke apartement Hyerin??”
“ngg.. bisa oppa”

Hyerin pov

Saat ini aku sedang menonton infotaiment, semua acara tv sedang membahas Super Junior yang sukses menampilkan SS4 hari pertama di Indonesia dan sebagian dari mereka ada yang bilang artis-artis SM town akan debut di Indonesia dalam waktu dekat ini karna SS4 sukses?!! Aish! Bisakah aku terbebas dari mereka semua?! Dan satu berita lagi yang membuatku kaget
‘sekarang Cho Kyuhyun dan Lee Donghae sedang pergi bersama seorang wanita yang misterius’

“mwoya?!” seruku lemas

‘ring ding dong ring ding dong (?)’ bunyi bel apartementku
“aish! Mengganggu saja” kataku kesal sambil berjalan membukakan pintu dan saat pintu terbuka, aku terbelak kaget ada Kyuhyun oppa, Donghae oppa dan Stevany. Tanpa berpikir panjang aku langsung menutup pintu apartementku dan menguncinya
‘bagaimana mereka bisa sampai kesini?! Aish! Stevany Hwang awas saja kau! Aku akan membunuhmu!’ batinku kesal
“ya! Shin Hyerin! buka pintu-nya!” kata Stevany dari luar
“shirreo!” kataku
“ayolah, Hyerin-a.. Kyuhyun oppa mau menjelaskan sesuatu padamu”
“aniyo! Olala ~ aku tak bisa dengar” kataku lalu pergi menuju kamarku dan menangis sejadi-jadinya
“ya! Hyerin! buka pintunya” teriak Stevany tapi tak ku hiraukan sama sekali

Kyuhyun pov

“mianhae oppa, Hyerin tidak mau membuka pintu-nya” kata Stevany putus asa
“ne, gwenchana, setidaknya aku sudah tau alamatnya” kataku
“ya sudah, sebaiknya kita kembali lagi ke hotel, sebelum ada paparazzi yang melihat kita” kata Donghae hyung lalu semuanya pergi

Victoria pov

“Kyuhyun-a!” panggilku saat Kyuhyun kembali dari apartement Hyerin, tekatku sudah bulat untuk mempersatukan Hyerin dan Kyuhyun lagi
“apa?! Sudah kubilang, kau pergi dari kehidupanku” kata Kyuhyun dingin padaku lalu pergi kekamar hotelnya begitu saja
“aish!” umpatku kesal maksudku tadi untuk menanyakan alamat Hyerin bukan mengganggunya lagi -__-, aku melihat seorang yeoja bersama dengan Donghae oppa
“Donghae oppa! siapa yang bersamamu ini?!” tanyaku pada Donghae oppa
“yeojachinguku” kata Donghae oppa dingin, kulihat yeoja disibelahnya terbelak kaget dan tidak percaya
“oh, siapa namamu?” tanyaku pada yeoja disebelah Donghae oppa
“Stevany Hwang imnida” katanya sambil membungkukan badannya padaku
“Vany-a, sebaiknya kita pergi, Hyerin mungkin membutuhkanmu” kata Donghae oppa pada Stevany, hey, tadi apa katanya Hyerin?
“Stevany-a tunggu! Kau kenal Hyerin?” kataku pada Stevany
“ah, ye onnie, aku sahabatnya”
“jinjja?! Berarti kau tau alamat Hyerin dong?” kataku senang
“ne, onnie”
“bolehkah aku meminta alamat-nya?”
“untuk apa kau meminta alamatnya?” tanya Donghae oppa dingin
“aku ingin meminta maaf padanya, kumohon beri aku alamatnya” kataku memohon
“baiklah onnie, bisakah onnie memberikan hp onnie? Aku mau mencatat alamatnya” kata Stevany, tanpa berpikir panjang aku memberikan hpku padanya

“nih, onnie udah selesai” sambil menyodorkan hpku padaku
“gomawo” kataku sambil tersenyum manis
“ne, cheonma onnie”
“Vany-a, kajja pergi” kata Donghae oppa lalu Donghae dan Stevany pergi
“Sebaiknya aku mendatangi Hyerin besok saja” gumanku

Stevany pov

“apa tidak apa-apa member alamat Hyerin padanya?” tanya Donghae oppa padaku
“aku juga kurang yakin oppa, tapi matanya tidak memancarkan kebohongan malah sebaliknya, dia benar-benar ingin meminta maaf pada Hyerin”
“oh, tapi aku ga tanggung jawab yaa”
“ne, ne, oh, iya tadi kenapa oppa bilang aku yeoja chingumu?” tanyaku
“mwo? S-soal itu -” kata Donghae oppa terpotong karna ada bunyi bel pintu kamarnya *ceritanya dari tadi Stevany sama Donghae ngobrol di kamar hotel Donghae*
‘ting tong ting tong’ bunyi bel kamar Donghae oppa
“ah, ne sebentar” teriak Donghae oppa
“tunggu disini ya Vany-a”
“ne, oppa” kataku lalu Donghae pergi membuka pintu, tak lama kemudian Donghae oppa kembali lagi
“aku pergi latihan dulu, wish me luck” kata Donghae lalu mengecup kening-ku, dan berkata “saranghae Vany-a”
“eh?” kataku kaget, tidak percaya
“terserah kau mau menjawab apa, aku tunggu jawaban mu besok setelah konser. Annyeong Vany-a” kata Donghae oppa dan pergi keluar kamar hotelnya
“omo, aku mohon jika aku bermimpi jangan pernah bangunkan aku” gumanku sambil mencubit tanganku “aww, appo” berarti ini bukan mimpi (O.O)v

Hyerin pov

Hari ini aku malas kuliah, sebaiknya aku bermalas-malasan saja di apartementku -,-
‘ring ding dong ring ding dong’ bunyi bel apartementku

“aish! Siapa yang pagi buta begini datang berkunjung?!” umpatku kesal lalu berjalan membukakan pintu, saat pintu terbuka “eh? V-victoria onnie?”

-TBC-

Akhirnya LLO part 5 kelar juga haha, mianhae kalo ancur, soalnya otak saya lagi error (__”)v . gimana ini FF? kurang panjang? Kependekan? Atau gimanaaa? Need RCL dear 🙂

[FF] My Ice Prince (part 2 – END)

“My Prince Ice”
(part 2/END)

Author: Lee Hyerin

Cast:
Kim Hyerin *mian dipart 1 salah nulis harusnya marganya Kim haha -_-*
Lee Jinki
SHINee member
Other *cast numpang lewat XDv*

WARNING: ini hanya karangan author, maklum namanya juga FANFICTION

Enjoy reading please , don’t forget RCL 😛 . DON’T TO BE A SILENT READERS!! AND DON’T TO BE A PLAGIAT!!

Hyerin pov

‘DEG’ bukankah itu senyum yang dimiliki Onew??
Ahh, tidak mungkin namja itu bernama Onew bukan Jinki! Lagian penampilan Onew tidak seperti dia dan nada bicara Onew tidak dingin seperti dia, tapi tatapan matanya pun sama seperti Onew. Ahh, Kim Hyerin apa yang sedang kau pikirkan saat ini?? Dia bukan Onew ingat dia bukan Onew, arra?

“Hyerin-a, Onew-a sebaiknya kalian berdua ketaman belakang dulu. Ada yang mesti kami bicarakan tanpa kalian berdua” kata sarang Eommaku
“ne, Eommadeul” kataku
“ne, Ahjumma” kata Jinki dengan nada dinginnya

***

“aigoo, dinginnya” kataku saat sampai ditaman belakang rumahku, aku duduk disebelah Jinki yang sedang menerawang langit. Aku kaget saat aku melihat Jinki memakai kalung kesayanganku yang kuberikan pada Onew
“Jinki-a kalung siapa itu?” tanyaku
“ya? kalungku” katanya masih sibuk melihat langit
“dapat dari mana?” tanyaku
“dari yeoja yang kucintai” katanya dengan nada dingin
“mwo? Jinjja? Nugu? Apa aku mengganggu hubungan kalian?” tanyaku spontan
“aniyo, dia pergi ke Amerika 4 tahun lalu” katanya dengan mata yang masih sibuk menerawang langit, hah?! Kenapa ciri-ciri orang yang ia sebutkan sama seperti pertama aku bertemu dengannya kecuali yeoja yang ia cintai dan lagi pula kalung itu limited edision ._.
“kenapa? Kau mau tanya kenapa kalung ini seperti kalung yeoja? Setauku ini kalung kesayangannya yang ia berikan secara Cuma-Cuma padaku saat aku menolongnya” katanya dengan nada dingin, aish! B-berarti dia itu benar Onew. Tapi kenapa sekarang namanya Jinki??
“a-aniyo, seberapa cintanya kau padanya? Apa kau tau sekarang dia dimana?” tanyaku
“sebenarnya aku mencintainya jauh sebelum dia kenal denganku, dulu dia yeoja populer di sekolah karna sering membawa pengawal kesekolah dan wajahnya yang cantik. Aku menyukainya saat acara ulang tahun sekolah dan sampai sekarang. Soal itu, ahh.. aku tidak tau sekarang ia dimana” kata Jinki dengan nada datar
“kau mengenal yeoja itu saat kau menolongnya dari seorang preman yang hendak merampoknya dan namanya Nari” kataku
“d-darimana kau tau? Setauku saat itu hanya ada aku, Nari dan preman itu” katanya kaget
“ani, aku sahabat Nari dan dia menceritakan itu padaku” jawabku berbohong, karna ingin mengetes apakah dia benar Onew. Namja yang aku cintai selama ini
“oh, sekarang kau tau Nari dimana?” tanya Jinki histeris
“ tunggu disini sebentar” kataku sambil pergi berjalan masuk kedalam rumahku lalu kamarku dan kembali ke taman belakang sambil menyembunyikan topi keberuntungan Jinki dibalik badanku
“mana?” tanya Jinki tak sabaran
“tunggu dulu, aku mau menanyakan satu hal lagi padamu” kataku
“mau nanya apa?” tanya Jinki berubah jadi dingin lagi
“Jika kau sudah menikah denganku lalu kau belum menemukan Nari apa yang akan kau lakukan?” tanyaku penuh harap
“aku akan tetap mencarinya, aku sudah mencarinya selama 4 tahun ini tapi tak pernah ketemu. Lagian aku tidak mencintaimu” kata Jinki datar lalu menerawang langit lagi
“baiklah” kataku lalu menghela napas panjang, kupakai topi keberuntungan Jinki tanpa sepengetahuan Jinki lalu menghela napas
“aku disini Onew oppa” kataku sambil menundukan kepalaku

Jinki pov

“aku disini Onew oppa” katanya sambil menundukan kepalanya, kulihat dikepalanya terpasang topi pemberianku pada Nari. Jeongmal, aku kaget sekali
“m-mwo? Dari mana kau dapatkan topi itu?? I-itukan topi yang kuberikan pada Nari” kataku kaget, dia menghela napas
“aku dapat darimu oppa, aku Nari” katanya
“mwooo?! Jinjja?! K-kau Nari?? Tapi kau Kim Hyerin bukan Nari!” kataku, dia menghela napas
“terserah apa katamu oppa, tapi aku Nari” katanya sambil hendak berjalan pergi tapi aku langsung menarik tangannya lalu memeluknya
“jangan pergi kau tau? Aku menunggumu selama 4 tahun? Dan itu sangat menyakitkan –membosankan- , kumohon jangan pergi lagi” kataku lalu mengeratkan pelukanku
“ne, oppa”

***

Saat aku dan Hyerin masuk kedalam rumah, keadaan rumah langsung hening ketika eomma, appaku Hyerin melihatku dan Hyerin saling merangkul (?) –Jinki merangkul bahu Hyerin, Hyerin merangkul pinggang Jinki-
“hahaha, akhirnya anak-anak kita bisa menerima perjodohan ini juga ^^” kata eommaku senang
“ne, aku kira sesampai dirumah Jinki akan mengamuk hahaha” kata Appaku
“iya ^^ , oh iya.. Hyerin-a, Jinki-a minggu depan kau akan menikah” kata Appa Hyerin
“ne” kataku dan Hyerin serempak
“ah, mereka berdua memang berjodoh hahaha” kata Eomma Hyerin
“Jinki-a, Hyerin-a sebaiknya kalian berdua pergi keluar untuk merundingkan baju pernikahan kalian berdua. Kami mau merundingkan urusan orang dewasa” kata Eommaku, aish -_- . aku dan Hyerin pergi balik lagi ke taman belakang rumah Hyerin
“Nari-ya gomawo kau telah kembali lagi padaku” kataku senang lalu memeluknya erat, tapi dia mendorong tubuhku
“wae?”
“kau mencintaiku sebagai Nari bukan Lee Hyerin” katanya lirih dengan nada kecewa
“aniyo, aku mencintaimu sebagai Kim Hyerin bukan Nari” kataku sambil memeluknya lagi

Akhirnya setelah menunggunya lebih dari 4 tahun, aku memilikinya juga.. tuhan terima kasih kau telah mendengar do’a ku selama ini :’)

~THE END~

Akhirnya FF nistaku ini berakhir dalam twoshoot huahahaha (?) , maap kalo saya masih amatiran -__- . need coment dear ^^

[FF] In My Room (one shoot)

“In My Room”
(one shoot)

Author: Shin Hyerin/Lee Hyerin

Cast:
Lee Jinki
Shin Hyerin
Lee Taemin

WARNING: ini hanya karangan author, maklum namanya juga FANFICTION

Enjoy reading please , don’t forget RCL 😛 . DON’T TO BE A SILENT READERS!! AND DON’T TO BE A PLAGIAT!!

Hyerin pov

Kau tau oppa? aku sangat merindukanmu? Aku gila karnamu? Andai kau mendengarnya dari sana oppa, jeongmal bogossipoyo oppa 😥

***

Aku memandangi piano tempat biasa aku dan Jinki oppa bermain piano bersama dan diruang ini pun biasa aku dan Jinki oppa bertemu, Jinki-a apakah kau bahagia disana? Atau perlu aku menyusulmu ke sana? Aku hanya tersenyum miris sambil memainkan piano ini, setiap hari aku kesini untuk bermain piano. Jinki oppa selalu mengatakan jika aku merindukannya, aku hanya perlu bermain piano ini lalu aku akan mengingatnya dan merasakan dia ada disebelahku. Tapi itu saja tidak cukup, aku ingin dia bersamaku saat ini. Kuhela napas panjang, lagu yang sedang kumainkan telah selesai. Aku beranjak dari tempat duduk piano *ngerti gak? Maksudnya tempat duduk khusus main piano itu loooh ._.* , aku ingin ke toko buku. Mencari buku musik untuk memperbanyak lagu yang kubisa mainkan pada piano kesayanganku dan Jinki oppa ini

***

Aku keliling-keliling toko buku hanya untuk mencari buku musik yang baru, dan akhirnya dapat juga ^^ . saat aku memegang buku itu dan mau mengambilnya, tapi ada namja yang sepertinya juga mau membeli buku yang kupegang *maksudnya tangannya Hyerin kepegang sama namja itu -,-* . aku menoleh kearahnya, aku kaget setengah mati. Wajahnya.. sangat mirip dengan Jinki oppa, kupalingkan wajahku darinya lalu menundukan kepalaku
“a-ah, mianhae.. biar aku mengambil buku yang lain saja” kataku memberikan buku itu padanya lalu pergi tak jadi membeli buku, aku putuskan saja untuk berjalan-jalan mengelilingi kota Seoul sambil mengenang kenanganku dengan Jinki oppa dulu. Kata yang mesti digaris bawahin DULU, selama aku berjalan-jalan aku merasa seperti diikuti seseorang. mungkin hanya arwah Jinki oppa yang sedang menemaniku saja, tak terasa hari mulai menjelang malam kuputuskan untuk istirahat saja

***

Continue reading

[FF] My Prince Ice (part 1 of 2)

“My Prince Ice”
(part 1)

Author: Shin Hyerin

Cast:
Kim Hyerin
Lee Jinki
SHINee member
Other *cast numpang lewat XDv*

WARNING: ini hanya karangan author, maklum namanya juga FANFICTION

Enjoy reading please , don’t forget RCL 😛 . DON’T TO BE A SILENT READERS!! AND DON’T TO BE A PLAGIAT!!

Hyerin pov

“haaahh (?)” aku menghela napas panjang
“nona, kajja.. Supir telah menunggu anda” kata ahjumma pembersih rumahku –pembantu-
“ne, ahjumma.. tapi bisakah aku berangkat kesekolah sendiri? Dan tanpa pengawal?” tanyaku malas
“nona, nona itu masih kecil.. dan jika tanpa pengawal akan sangat berbahaya nonna –“ katanya terputus
“ bisa ada yang menculik anda dan tuan tidak akan pernah mengizinkannya” sambungku dengan malas
“ne, lagian nona itu masih 15 tahun. Tak baik pergi sendiri” kata ahjumma pembersih rumah –pembantu-
“mwo? Jinjja? Ahjumma bilang itu masih kecil?! Haaaah (?), ya sudahlah. Aku berangkat” kataku malas

***

Saat sampai kesekolah seperti biasa, seluruh murid disini melihatku dengan tatapan yang berlebihan. Aku menghela napas
“adjusshi, sudahlah mengantarkanku sampai sini saja” kataku pada dua pengawalku
“aniyo nona, tuan tidak akan membolehkan kami melakukan itu. Dan kami pasti akan dipecat” kata salah satu pengawalku
“aish” umpatku kesal

***

Continue reading

[FF] Love Like Oxygen (part 4)

“Love Like Oxygen”
(part 4)

Author: Lee Hyerin

Cast:
Shin Hyerin
Cho Kyuhyun
Stevany Hwang
Super Junior member

WARNING: ini hanya karangan author, maklum namanya juga FANFICTION. Oh iya, nama cast yang Stevany Hwang itu bukan Tiffany snsd. Tapi hanya tokoh karangan author saja 😀 , maklum author naksir sama nama Stevany Hwang hehe ^^v . dan satu lagi, jika Hyerin ngomong ke Stevany –begitu sebaliknya- pakai bahasa Indonesia, arra?! ^^

Enjoy reading please , don’t forget RCL 😛 . DON’T TO BE A SILENT READERS!! AND DON’T TO BE A PLAGIAT!!

Hyerin pov

“Hyerin-a dan Tiffany-a sebaiknya kalian menunggu kami di ruang tunggu khusus kami saja –Super Junior-, karna kami akan perform beberapa menit lagi” kata Hangeng oppa
“ne, oppa” kataku
“kajja, ELF sudah menunggu kita” kata Leeteuk oppa
“ne” kata para member super junior kecuali Kyuhyun oppa pergi, lalu Kyuhyun oppa mendekatiku dan berbisik
“tenang aku akan menunggumu dan membuatmu percaya” bisik Kyuhyun oppa sambil tersenyum evil lalu pergi bersama para member lain, aku hanya diam mematung mendengar ucapannya lalu menghela napas berat
“Tiffany, ayo ikut aku keruang tunggu khusus super junior” kataku malas
“hah?! Kita beneran keruang tunggu khusus super junior?!” tanya Stevany kaget
“kenapa? Ga mau? Ya udah kita nonton konser atau pulang saja” kataku yang semulanya malas menjadi penuh harapan (??)
“ga! Ga! Ga! Ayo kita ke ruang tunggu khusus super junior saja, sepertinya aku akan mendapat cerita seru darimu” kata Stevany semangat, aku hanya menghela napas berat sambil mengerilingkan mata bosan

***

Setelah sampai di ruang tunggu khusus super junior, aku bisa masuk kesini dengan mudah karna semua kru disini mengenalku
“Hyerin, ayo jelaskan padaku bagaimana bisa kau mengenal mereka semua sampai kau mantan pacar seorang Cho Kyuhyun?!” tanya Stevany ga sabaran
“baiklah, tapi ceritanya pake bahasa Indonesia aja ya? aku ga mau mereka mendengarnya” kataku sambil melihat beberapa member super junior yang masuk ke ruangan ini
“baiklah, lagiankan kau sedang memakai bahasa Indonesia sekarang (=,=)a” katanya pasrah, lalu aku ceritakan saja tentang hubunganku dengan Kyuhyun sampai akhirnya aku bisa di Indonesia
“oh, begitu. Teragis amat tuh cerita wkwk” kata Stevany
“ya begitulah” desahku panjang
“kalian dari tadi ngomong apa sih??” tanya member super junior yang dari tadi memerhatikan kami mengobrol
“ada aja” kataku penuh rahasia
“oh, ya. Donghae oppa sini” kataku memanggill Donghae oppa
“ada apa?” tanyanya dengan tampang beloonnya *author digampar Donghae+ELF+ELFishy*
“ikut aku, aku mau berbicara padamu” kataku sambil tersenyum evil ala Kyuhyun oppa
“hyung!” kata Kyuhyun yang sedang memainkan pspnya lalu menatap Donghae oppa seolah-olah berkata ‘jangan rebut dia dariku! Atau aku membunuhmu’
“tenang saja” katanya pasrah, kutarik tangannya keluar dari ruang tunggu khusus Super Junior
“oppa, apakah kau sudah punya yeojachingu?” tanyaku
“aniyo, tidak ada. Ya! kau mau apa?? Menjadikan aku namjachingumu?? Andweee, aku takut dibunuh si evilmaknae itu –Kyuhyun-” kata Donghae sambil bergidik ngeri
“ya! dengarkan aku dulu! Jangan salah sangka dulu, aku mau menjodohkanmu dengan Stevany sahabatku. Mau ga? Kebetulan dia single dan Donghae biased, mau ya? ya? ya?” kataku dengan tampang sememelas mungkin+tatapan tajam alaku
“hah? Sahabatmu yang namanya Stevany itu?” aku mengangguk semangat
“entahlah, namanya persis seperti Tiffany snsd. Aku seperti berbicara dengan Tiffany snsd, atau mungkin dia Tiffany snsd??” kata Donghae tiba-tiba histeris #lebay
“bukan oppa! dia bukan Tiffany snsd hanya seorang Stevany Hwang” kataku sambil melotot
“baiklah, dia imut juga ko. Lumayan haha”
“tapi jangan buat dia sakit hati, ya? ya? ya?”
“ne, lagian aku tidak tega membuat seorang yeoja menderita gara-gara aku” kata Donghae oppa sok cool #muntah *author digampar Donghae*
“yes, rencanaku berhasil” kataku senang dalam bahasa Indonesia
“kau ngomong apa Hyerin-a?” tanya Donghae oppa
“aniya, ayo kita kembali keruang tunggu” kataku, saat sampai diruang tunggu. Kyuhyun oppa, Yesung oppa dan Ryeowook oppa tak ada. Palingan lagi perform KRY -,- , saat masuk Donghae oppa langsung mendekati Stevany dan mengajaknya mengobrol. Aku hanya senyum penuh kemenangan

Stevany pov

Kyaaaaaa, biasku –Donghae- tangannya ditarik-tarik sama Hyerin keluar ruang make up dan Kyuhyun oppa menyindirnya dengan tatapan cemburu dan membunuh
“kau sudah berapa lama berteman dengan Hyerin?” tanya Heechul oppa dengan sinisnya
“selama Hyerin tinggal di Indonesia” kataku sambil tersenyum
“kenal dari mana kau dengannya?” tanya Kangin oppa juga
“kami satu kuliah”
“setauku Hyerin jarang mau bergaul” kata Sungmin oppa
“Hyerin, selama tinggal di Indonesia punya banyak teman o-oppa” kataku rada gugup gimanaaaaa gitu (?)
“mwo? Jinjja? Ternyata Hyerin banyak berubah” kata Kyuhyun oppa aku hanya mengangguk-ngangguk
“Kyuhyun-a, Ryeowook-a kajja. Kalian berdua bersama Yesung, perform” kata seorang namja paruh baya tiba-tiba masuk keruang tunggu ini, yang sepertinya itu menager super junior
“baiklah” kata Kyuhyun oppa dan Ryeowook oppa malas, setelah Kyuhyun oppa dan Ryeowook oppa pergi. 2 menit kemudian Hyerin dan Donghae oppa masuk lagi, saat masuk ruangan ini Donghae oppa langsung duduk disebelahku dan mengajakku ngobrol. Ahh ~~ pasti ini kerjaan Hyerin ( ̄ε¯)v

Hyerin pov

Aku hanya nyengar-nyengir (?) gaje saat Stevany menatapku seolah mengatakan ‘apa yang kau bicarakan padanya hingga ia seperti ini?! Aku akan membunuhmu Shin Hyerin!’ . Sedang sibuk-sibuknya aku nyengar-nyengir gaje (??), tiba-tiba tangan yang begitu familiar untukku menarik tanganku keluar dari ruang make up menuju tempat yang sepi. Kurasa tempat ini gudang ._.
“ada apa?” tanyaku sedingin mungkin
“bisakah kau tidak berbicara denganku dengan nada dingin?” tanyanya dengan muka memelas, aigooo.. aku ga bisa ngelak kalo gini caranya. Aku mendesah berat
“baiklah ada apa?” tanyaku
“bisakah kau ikut ke Korea denganku setelah konser ini?” tanyanya
“mwo? Ke Korea? Ga bisa, kuliahku belum selesai jadi aku ga mau ke Korea dulu”
“ne, aku tau kau belum ikhlas memaafkanku. Makanya aku mau membuat kau memaafkanku tapi di Korea”
“kenapa ga disini aja, katanya mau membuktikan bahwa kau benar-benar mencintaiku” kataku dengan nada meremehkan
“mwo?? Baiklah, kau yang memaksa Shin Hyerin” kata Kyuhyun oppa dengan senyum evilnya
“oh iya, tunggu diruang make up sampai acara selesai. Arra?!” kata Kyuhyun oppa
“ne, lagian jika aku kabur Heechul oppa akan membunuhku” kataku
“baiklah, aku perfom lagi. Byeee ~~” katanya lalu pergi, aku hanya menghela napas tentang apa yang aku katakan tadi

***

Haaaah ~~ akhirnya SS4 berakhir juga dan berarti aku bisa bebas dari para member Super Junior ^^
“Hyerin-a, ikut kami ke hotel dengan mobil van Super Junior yaa?” kata Heechul oppa memelas
“eh?”
“ne, ikut saja” kata Kyuhyun oppa sambil menggandeng tanganku
“n-nanti kalau ada paparazzi yang liat gimana oppa?” kataku
“no problem” kata Leeteuk oppa tiba-tiba ngomong (?)
“aish! Oppa!” umpatku kesal
“kau juga harus ikut Stevany Hwang” kata Donghae oppa pada Stevany
“eh?” kata Stevany, lalu Donghae oppa mengandeng tangan Stevany

***

Akhirnya sampai juga di kamar hotel yang ditempati oleh member super junior, tapi Kyuhyun oppa tidak juga melepaskan tangannya dariku
“oppa-a, bisakah kau melepaskan tanganmu dariku? Bukankah ini sudah sampai kamar hotel”
“aniyo, aku tak akan pernah melepaskanmu lagi Hyerin-a”
“eheeemmm.. apakah aku menggangu?“ eh? Suara itu? Suara..

~TBC~

Hadooh, mianhamida jadinya ni FF kagak ada tujuan hidupnya gini (?) . gomawo buat reader setiaku yang udah mau ngebaca FF nistaku ini (?) haha -_- . I need RCL, don’t forget RCL ^^
DON’T TO BE A SIDER, thanks ^^

[FF] Can I get a true love? part 3

Its not real okey this just my story fanfiction ^^

Author : Navi

cast :

1. The main role: EUNHYUK

2.  donghae.

3. girls xxxx

4. dll

Kemudian Hyuk segera pergi ke rumah mantan pacarnya yang terdahulu saat Hyuk belum terjun di dunia entertain.

“ tok tok tok” Hyuk mengetok pintu rumah mantannya.

“ annyeong “. Salam Hyuk.

Tidak lama pintu itu di buka.

Dan…

“ eh ini siapa?” . Tanya mantannya.

“ masa kamu tidak mengenali aku, aku Hyuk jae.” Jawab Hyuk

“ aaaa Hyuk, aku tidak menyangka kamu datang ke sini”. Mantannya terkejut.

“ ayo silahkan masuk Hyuk mian dari dulu keadaan rumah ini tetap sama “. Mantannya segera mempersilahkan dia masuk.

Continue reading