[FF] My Prince Ice (part 1 of 2)

“My Prince Ice”
(part 1)

Author: Shin Hyerin

Cast:
Kim Hyerin
Lee Jinki
SHINee member
Other *cast numpang lewat XDv*

WARNING: ini hanya karangan author, maklum namanya juga FANFICTION

Enjoy reading please , don’t forget RCL😛 . DON’T TO BE A SILENT READERS!! AND DON’T TO BE A PLAGIAT!!

Hyerin pov

“haaahh (?)” aku menghela napas panjang
“nona, kajja.. Supir telah menunggu anda” kata ahjumma pembersih rumahku –pembantu-
“ne, ahjumma.. tapi bisakah aku berangkat kesekolah sendiri? Dan tanpa pengawal?” tanyaku malas
“nona, nona itu masih kecil.. dan jika tanpa pengawal akan sangat berbahaya nonna –“ katanya terputus
“ bisa ada yang menculik anda dan tuan tidak akan pernah mengizinkannya” sambungku dengan malas
“ne, lagian nona itu masih 15 tahun. Tak baik pergi sendiri” kata ahjumma pembersih rumah –pembantu-
“mwo? Jinjja? Ahjumma bilang itu masih kecil?! Haaaah (?), ya sudahlah. Aku berangkat” kataku malas

***

Saat sampai kesekolah seperti biasa, seluruh murid disini melihatku dengan tatapan yang berlebihan. Aku menghela napas
“adjusshi, sudahlah mengantarkanku sampai sini saja” kataku pada dua pengawalku
“aniyo nona, tuan tidak akan membolehkan kami melakukan itu. Dan kami pasti akan dipecat” kata salah satu pengawalku
“aish” umpatku kesal

***

Akhirnya sekolah selesai juga, kedua pengawal dan supirku pun belum datang. Akhirnyaaa, bisa bebas dari pengawal itu. Aku kabur ke sungai han, disini aku hanya melihat pemandangan sungai han yang sangat indah. Mengalir tanpa hambatan, andai saja itu aku. Namaku Kim Hyerin, aku putri dari pengusaha terkaya di Korea. Hidupku sungguh sangat tidak bebas, di atur ini itulah. Aku ingin hidup bebas dari segala peraturan hidupku yang dibuat oleh Eomma dan Appaku. Tak terasa sekarang sudah sore, aku harus pulang kerumah sekarang atau tidak kasian supirku dan para pengawalku pasti dipecat oleh Appaku. Saat sampai diujung jalan aku bertemu seorang preman
“hai, gadis manis. Kau pilih nyawa atau hartamu” ancamnya sambil menodongkan pisaunya keleherku
“a-aku sedang tak ada uang” kataku ketakutan
“kau bohong! Baiklah, sepertinya kalungmu indah tuh” kata preman itu lagi, ANDWEEEE.. itu kalung pemberian almoniku yang telah meninggal
“andwe” kataku sambil memegang kalungku
“hey! Lepaskan anak itu!” kata seorang namja datang menyelamatkanku
“hahaha, mau apa kau anak kecil?!” kata preman itu dengan nada meremehkan
“jangan apa-apakan dia! Kalau berani lawan aku!” kata namja itu percaya diri
“baiklah” kata preman itu, preman itu jalan kearah namja itu dan mereka berdua berkelahi. Aku tidak tau harus berbuat apa, tak lama kemudian preman itu kalah dan sekarat *ya ampuun, kasian amat tu preman ckck #gelenggelengkepala -.-*
“kau tidak apa-apa?” tanya namja itu
“aniyo, jeongmal gwenchana. Seharusnya aku tanya kau tidak apa-apa?” tanyaku khawatir
“gwenchana” katanya sambil tersenyum memamerkan gigi kelincinya dan eyes smilenya
‘DEG’ aku memegang dadaku yang berdetak keras, tuhan ada yang salahkah pada diriku?? Apa aku salah makan? Kenapa jantungku berdetak keras saat dia tersenyum seperti itu??
“hey, apa ada yang salah?” tanyanya sambil melambai-lambaikan tangannya di depan wajahku
“aniyo, gwenchana. Siapa namamu?” tanyaku
“emm,panggil saja Onew. Kamu?”
“emm, Nari imnida” kataku berbohong, sepertinya dia tidak tau kalau aku Kim Hyerin. Putri dari keluarga pengusaha terkaya seKorea ckck, untunglah ˆˆ
“emm, kau anak sekolah SM high school (?) kan?” tanyanya
“ah, ne. dari mana kau tau?”
“seragammu, sama seperti seragamku” katanya, kulihat seragamnya sama denganku dan ada 3 garis warna biru di lengannya. Berarti dia anak kelas 3, otomatis di sunbaeku
“ah, ne sunbae. Gomawoyo, pertolongannya” kataku sampai membungkukan badanku 3 kali
“ne, cheonmaneo. Oh ya, dimana rumahmu? Biar aku yang antar”
“tak usah sunbae, rumahku deket ko dari sini tinggal melewati beberapa rumah dari sini” kataku
“emm, baiklah”
“oh iya sunbae untuk permintaan terima kasihku karna aku sedang tidak membawa apa-apa. Emm, ini kalungku untukmu saja” kataku
“eh, tidak usah aku ikhlas ko menolongmu” katanya sambil tersenyum lagi
‘DEG’ oh tuhan, kenapa setiap aku menatap matanya dan melihat dia tersenyum jantungku berdetak sangat kencang??
“aniyo ini untuk oppa, untuk kenang-kenangan. Karna mungkin setelah ini Appa akan mengirimku ke Amerika karna ulahku” kataku pasrah, karna itu memang perjanjianku dengan Appaku. Jika aku melanggar peraturannya adalah aku dikirim ke Amerika, diawasi selama 24 jam dan yang lebih parah Appa akan menikahkanku dengan namja pilihan Appaku saat usiaku 20 tahun u,u
“eh? Kenapa mesti ke Amerika? Memang apa ulahmu?” tanyanya sambil mengerutkan dahinya
“huh, ceritanya sangat panjang. Ya sudah terima saja kalung ini” kataku
“baiklah, tapi kau juga harus menerima pemberian dariku” katanya
“kau mau memberikan apa padaku sunbae?”
“ah, jangan panggil aku sunbae. Panggil saja oppa, arra?”
“ne oppa”
“ini topi keberuntunganku, untukmu. Jaga baik-baik, arra??” katanya sambil memasangkan topi yang ia pakai untukku. Padahal aku baru mengenalnya beberapa menit yang lalu, tapi aku memberikan kalung paling berhargaku pada namja ini. Tapi ya sudahlah, dia penyelamat nyawaku
“ne, oppa.. ini sudah malam, sebaiknya aku pulang. Gomawo atas pertolonganmu dan topi ini, annyeong” kataku lalu bungkuk dan pergi berjalan kerumahku

***

Sesampai dirumah. Junsu oppa, dia oppa kesayanganku. Sedang marah-marah pada semua pelayan, pengawal dan supir dirumah ini
“oppa” kataku sambil memeluk oppaku
“ya! kenapa kau pergi?! Kau tau kami cemas, dan Appa sudah tau bahwa kau kabur. Kau tau apa hukuman untukmu Kim Hyerin” kata oppaku cemas
“ne, oppa aku tau. Besok aku akan pergi ke Amerika”
“aish, kau ini taukan nanti siapa yang akan menemaniku disini?! Appa sibuk dengan pekerjaannya, Eomma sibuk dengan salonnya dan kau pergi ke Amerika “ kata oppaku
“hehe, sudah semua bubar” kataku pada para pelayan, pengawal dan supir yang berkumpul dan melihatku dengan Junsu oppa. otomatis semua bubar barisan jalan ckck -_-
“ ya sudah, Hyerin-a cepat mandi ganti bajumu. Dan topi siapa itu?” tanya oppaku
“nanti setelah mandi aku ceritakan oppa” kataku lalu pergi masuk kekamarku

***

Setelah selesai mandi aku nonton bersama oppaku
“Hyerin-a, ceritakan apa yang terjadi padamu? Dan topi siapa yang tadi?” tanya oppaku memecah keheningan, dan kuceritakan semuanya. Mulai dari aku kabur dari sekolah dan sampai kerumah dengan selamat
“aigoo, kau ini.. itukan kalung kesayanganmu kenapa kau beri padanya?” tanya oppaku
“biarkan saja dia pahlawan penyelamat nyawaku, lagian aku diberi topi ko padanya” jawabku, oppaku hanya ber o ria
“oppa, kenapa ya setiap aku melihat namja tadi tersenyum dan menatap matanya jantungku berdetak keras dan aku merasa nyaman didekatnya??” tanyaku sambil memegang dadaku
“hahaha, berarti kau sedang jatuh cinta. Hah, yeodongsaengku sedang jatuh cinta rupanya” kata oppaku
“aish, oppa” aku menggerutu kesal
“hahaha, sudah sana tidur. Sepertinya Appa memesan tiket keberangkatan pagi”
“ne, oppa” kataku pasrah lalu pergi kekamarku untuk tidur

***

Akhirnya, masa hukumanku di Amerika sudah selesai. Setelah 5 tahun tinggal di Amerika, aku kembali lagi ke Seoul. Jujur selama aku di Amerka aku masih belum bisa melupakan namja penolongku –Onew- , dimana dia sekarang? Apakah dia sudah mempunyai yeojachingu atau belum?? Haaaah, aku bingung. Lagian aku tidak bisa menikah selain dengan namja yang Appa pilihkan untukku, itu memang sebagian dari perjanjian hukuman ini
“ya ampun yeodongsaengku sudah besar rupanya” kata oppaku saat sampai dirumah
“ya iyalah masa mau kecil terus?” tanyaku
“Hyerin-a sesuai dengan hukuman ini nanti malam kau ketemu dengan calon suamimu, namanya Lee Jinki, umurnya 22 tahun dan dia baru saja kembali dari Jepang, orang tuanya pengusaha terkaya setelah apa jadi jangan buat Appa malu. Arra?” tanya appaku dengan sinisnya
“ne, Appa”

***

Malam ini aku bertemu dengan namja yang dijodohkan denganku, huh.. jaman sekarang masih ada ya namja yang mau dijodohkan oleh orang tuanya ckck
“Hyerin-a, fighting” oppaku member semangat
“ne oppa” kataku malas
“ah, Minho-a sudah lama tidak bertemu” kata Appaku saat keluarga orang yang dijodohkan padaku datang sambil memeluk adjusshi yang bernama Minho itu
“ne, sudah lama ya Jjong?” kata adjusshi yang bernama Minho itu pada Appaku dan langsung membalas pelukan Appaku
“ya ampun, Taemmmmmmmmmmin” kata Eommaku pada ahjumma itu dengan histerisnya langsung memeluk ahjumma itu
“keeeeeeeeeeeey” jerit ahjumma yang ternama Taemin itu langsung membalas pelukan Eommaku, aku dan namja yang dijodohkan denganku hanya cengo melihat pemandangan yang disuguhkan (?) diruangan ini
“ah, mianhae.. ayo duduk” kata Appaku mempersilahkan duduk
“ah, bagaimana tentang rencana perjodohan anak kita Jjong-a” kata Adjusshi yang bernama Minho itu
“jadi dong haha, ayo Hyerin perkenalkan dirimu” kata Appaku
“Kim Hyerin imnida. annyeong Adjsshi, annyeong Ahjumma, annyeong Jinki. Senang bertemu dengan anda semua” kataku dengan senyum yang dipaksakan memamerkan lesung pipiku dan eyes smileku
“Hyerin-a darimana kau tau nama anakku?” tanya Taemin ahjumma
“dari Appa” kataku masih tetap tersenyum dengan senyum yang dipaksakan
“oh, ayo Jinki perkenakan dirimu” kata Minho adjusshi
“annyeong, Lee Jinki imnida. Senang bertemu dengan anda semua” kata Jinki dengan nada dingin dan senyum yang dipaksakan, memamerkan gigi kelincinya dan eyes smilenya
‘DEG’ bukankah itu senyum yang dimiliki Onew??

~TBC~

Aduh mianhamida kalo ceritanya ancur banget hehe, gimana ceritanya baguskah?? Atau jelek?? Mian kalo ff buatan saya semakin kesini semakin ancur u,u . Jangan lupa RCL, arra?! #authorgalak

About kyurinstory

KYURIN!!

One thought on “[FF] My Prince Ice (part 1 of 2)

  1. aku komen d part ini skalgus..

    wah crita.a cepet bget, aku kira part 1 lbh pnjang dr part 2.a# piss
    pdhl kalo lbh pnjang aku yakin bkalan lbh gmana gt#akukbyknmau

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s