[FF] Love is Hidden 2 of 2 (END)

Author : @navi0794 ( avi naviaa )

tittle : Love is Hidden Part 1 of 2

Main cast :

  •  Lee Yiorin (OC)
  •  Kai a.k.a Kim Jongin
  • Baekhyun a.k.a Byun Baekhyun

Support cast :

  • Sehun a.k.a Oh Sehun
  • Chanyeol a.k.a Park Chanyeol
  • D.O a.k.a Do Kyungsoo

Genre    : Friendship , Romantic, humor? maybe

Rating  : PG-15

Length : Twoshoot

~~

 

“J..J.. Jongin”.Yiorin terperanjak seketika itu juga.dagu Jongin menempel di bahu Yiorin dan telapak tangan lainnya mengusap-ngusap lembut rambut Yiorin.

5 menit berlalu…..

“ Hey, Jongin lepaskan aku.. kau terlalu lama memelukku! “. Pekik Yiorin mencoba mendorong tubuh Jongin namun tenaganya tak sekuat yang apa dia bayangkan. Jongin masih merasakan kehangatan memeluk Tubuh Yiorin.

Akhirnya Jongin melepaskan pelukan itu Tersenyum manis di hadapan Yiorin.

“ kau sedang kerasukan apa? Kau tadi memelukku sekarang kau terse….”. Perkataan Yiorin Terhenti dengan satu telunjuk yang menyentuh bibirnya.

“ sekarang cepatlah mandi ! kau bau sekali…”. perintah Jongin,Yiorin mengurucutkan bibirnya.

Yiorin kemudian pergi menuju kamar atas dan Jongin menatapnya dari lantai bawah dengan penuh kebahagiaan. Bahagia karena bisa memeluk Yiorin atau Bahagia bisa serumah dengannya?Entahlah.

 

Di malam Hari…

 

“ appa, kenapa akhir-akhir ini selalu pulang telat?”. Sahut Yiorin saat menyambut appanya di depan Pintu.

“ appa sedang kerja Lembur, nak..”. jawab Appa dengan tubuh lemas dan tampak lelah berjalan menuju ruang tengah.

“ sampai kapan?”

“ appa juga tidak tau…”. ujar Appa Yiorin dan mengambil cangkir teh hangat yang telah di sediakan di meja lalu menyesap sedikit teh hangat itu.

“  mana Jongin? “. Tanya appa yiorin seraya meletakkan cangkir teh itu di meja.

“ dia sedang di kamar atas..”

“ cepat ajak dia untuk makan malam…”

“ tapi Yiorin belum sempat masak…”

Appa yiorin mendengus dan mengatakan..” beli makan di luar bungkus makanan untuk Appa”

“ iya appa, aku keluar dulu ya”. Ucap Yiorin dan menyambar jaket yang bertengger di sebelah pintu depan.

“ Hey tunggu Yiorin”. Hardik Appa Yiorin.

“ kenapa appa?”. Yiorin menoleh ke belakang.

“  Jongin akan menemanimu.. ini dia baru saja turun”.

DEG!

“ tidak usah appa”

Terlihat Appa Yiorin berbisik sesuatu padanya dan Jongin mengiyakan. Setelah itu Jongin meraih pergelangan tangan Yiorin dan keluar dari rumahnya.

 

~~

 

“  kenapa harus kau yang menemaniku?”. Yiorin berdecak kesal . Jongin lalu menggandeng tangan kanan Yiorin.

“ ini restorannya kita makan di sini…”. ucap Jongin dingin dan menarik tangan Yiorin masuk. Di depan pintu ada pelayan yang menyambut mereka dan mengatakan “ selamat datang .. di sebelah kanan sana khusus untuk sepasang kekasih..”

DEG!

“ sepasang kekasih katanya.. aku tidak mau di katakan seperti itu”. Gumam Yiorin kesal tapi tidak bagi Jongin dia tersenyum puas.

Jongin memilih tempat duduk untuk sepasang kekasih, tempat duduk hanya berdua di sudut ruangan seraya bisa melihat pemandangan di luar di balik kaca bening. Yiorin cemberut menatap Jongin.

“ Kau tidak suka, eumm? “. Tanya Jongin dengan wajah tak biasa menatap Yiorin.

“ kenapa tatapan mata itu seperti memberi kasih sayang kepada Yeojachingunya”. Gumam Yiorin heran.

“ sudahlah,kita pesan makanan sekarang “. Mengalihkan pandangannya dari tatapan Jongin dan meraih buku menu makanan yang telah di sediakan di meja tersebut.

“ aku pesan satu Kimchi dan Double stick”. Ucap Jongin lalu pelayan menulis pesanannya.

“ kalau aku pesan…. “. Perkataan Yiorin dipotong dengan ucapan Jongin“ pesanannya itu saja”. Pelayan itu lalu pergi berlalu.

“ Hey, aku belum memesan apa-apa, kau ini! “. Hardik Yiorin kesal menatap tajam Jongin tapi Jongin membalas tatapannya itu dengan mata yang berbinar-binar lalu mengatakan “ kita akan makan berdua dalam satu piring”

“ Mwo??? Jinjja???? Aniya !! “. Yiorin lagi-lagi terperanjak dengan ucapan Jongin kali ini.

Pelayan datang menghampiri mereka “Kimchi sudah datang dan double sticknya”. Meletakkan pelan makanan itu di atas meja. “ boleh pinjam satu sendok lagi”. Pesan Jongin. Pelayan lalu secepatnya mengambil sendok dan kembali memberinya kepada Jongin.

Yiorin masih mematung memegang sendoknya dan tak ingin makan berdua dalam sepiring bersama Jongin.

“ Kau tidak makan? Ya sudah kau tidak boleh memesan makanan lagi”.pekiknya seraya memakan Kimchi itu.

Tidak ada pilihan lagi Yiorin akhirnya mau makan bersama dengan Jongin dalam satu piring. Jongin lagi-lagi tersenyum puas. Sesekali Jongin menatap Yiorin saat sedang makan dengannya.

“ kau jangan menatapku seperti itu, aku tidak bisa makan”. Ucap Yiorin. Jongin lalu fokus menatap makanan.

Tak beberapa lama semua makanan habis tak tersisa. Tak di sangka Yiorin menjadi kenyang walaupun hanya sebagian memakan Kimchi.

“ kau tidak memesan makanan lagi?”. Tanya Jongin.

“ pesan makanan untuk appa…”. jawab Yiorin singkat.

 

~~

“ Appa kami pulang …”. seru Yiorin sesampai di rumah.

“ iya nak..”

“ ini makanan untuk appa”. Yiorin menyodorkan makanan itu padanya.

“ Gamsahamnida Yiorin , Jongin “

“ ne”. Ucap Yiorin dan Jongin bersamaan.

Yiorin beranjak meninggalkan Appa dan Jongin. Sementara Jongin menemani waktu santai appa Yiorin.

**

 

3 bulan berlalu…

 

Selama ini tak ada satu orang yang tau bahwa Jongin tinggal serumah dengan Yiorin.mereka sukses menutupinya selama ini. Yiorin mulai terbiasa dengan keberadaan jongin di rumahnya. Di waktu santai Jongin selalu ada di sampingnya memberi dia hiburan bahkan di waktu sibuk belajar Jongin menemaninya dan belajar sampai larut malam. Mereka tak secanggung dulu tapi kebiasaan jahat Jongin di Sekolah tetap tidak bisa hilang.

 

“ mulai sekarang kita akan berangkat bersama-sama ke sekolah”. Hardik Jongin. Yiorin terperangah seketika itu juga.

“ kau ingin satu sekolah tau kalau kau tinggal bersamaku?..”. Kilah Yiorin seraya menaiki sepedanya.Jongin lalu menyambar tubuh Yiorin dan mengemudi sepeda Yiorin.

“ kau mau cari mati ya… jangan mengambil sepedaku .. Hey tunggu !! “. Seru Yiorin dan berlari mengejar Sepeda yang di naiki Jongin.

Jongin tersenyum menyeringai seraya mempercepat kecepatan mengayuh sepedanya. Yiorin akhirnya menyerah mengejarnya.

“ uhuk..uhuk.. namja Kurang .. a..a..jar kkau.. ya..”. ucap yiorin dengan napas tersenggal-senggal.

Tetapi di balik kejadian itu Yiorin harus bernapas lega karena ada seorang namja yang berhati malaikat datang menghampiri Yiorin dengan sepeda hitam milik Baekhyun.

“ kau habis lari?”. Suara mengagetkan di samping Yiorin. Yiorin menoleh ke arah sumber suara itu dan menjawab “ kau be.. benar sekali.. aku sangat lelah mengejar namja setan itu..”

“  naik dengan ku..kau akan telat kalau kau berjalan ke sekolah”. Senyuman manis di pancarkan dari bibir Baekhyun sukses membuat hati Yiorin luluh. tanpa basa basi Yiorin menerima tawaran naik sepeda dengannya.

“Baekhyun Kau adalah namja paling baik yang pernah ku temui”. Puji Yiorin membuat Baekhyun tersipu malu dengan kedua pipinya yang memerah .

 

~At school  ~

 

Lihatlah tatapan Yiorin, tatapannya bukan mengarah pada Jongin melainkan mengarah pada namja yang ada di sebrangnya. Tak henti-hentinya ia tersenyum semu seraya jemarinya memainkan pensil yang dia pegang.Baekhyun yang merasa di awasi dengan gerak-gerik mata langsung memberi tatapan balik pada Yiorin. Tapi ada namja lain yang mengharapkan apa yang di tatap Yiorin adalah dirinya Kim Jongin.

Saat istirahat Kim Jongin mengusir teman sebangku Yiorin dan duduk di sebelahnya.Yiorin yang tak mau duduk bersama dengan namja jangkung ini langsung beranjak dari bangkunya.

“ Hey.. kau marah padaku?”. Ucap Jongin dan meraih pergelangan tangan Yiorin. Yiorin lalu menatap kesal kepada Jongin “ kau tidak seharusnya memakai sepedaku tadi”. Lagi-lagi namja jangkung ini terkekeh dan berdiri menyamai tinggi Yiorin.

“ kalau kau marah,wajah cantikmu akan pudar,eum?”. Jemari Jongin mengusap pipi Yiorin.

“ Kai !! “. Sahut Sehun dari bangkunya. Jongin menoleh kepadanya “ Ne”.

“ ini ada surat untukmu dari Choi Siyoon,aku hampir lupa mengatakannya”. Jongin segera menghampiri Sehun lalu menggapai surat itu dari tangan Sehun. Sementara itu Yiorin pergi meninggalkan kelas.

Jongin membuka selembar surat itu lalu membacanya. Kedua mata Jongin bergerak kiri ke kanan secara berurutan membaca kalimat yang tertulis itu setelah membaca surat itu mata Jongin membulat,menatap sekilas pada Sehun dan fokus menatap surat yang ia pegang.

 

~~

 

waktu menunjukkan angka 5.15 di jam dinding yang berada di ruang tengah.dia menunggu Jongin tak kunjung pulang.dia sangat kesepian karena Appanya akan pulang lebih malam. Selang beberapa menit kemudian terdengar suara bel sepeda di luar rumah Yiorin. Yiorin secepat mungkin membuka pintu gerbang rumah.namja manis tersebut kemudian memakirkan sepedanya di halaman rumah Yiorin. Namja manis ini Baekhyun bukan namja yang Yiorin maksud yang sedari tadi ia menunggunya.

“ eum ,Baekhyun sejak kapan kau tau alamat rumahku?”. Tanya Yiorin menyelidik.

“ ah, kau tidak mempersilahkanku masuk?”. Kilah Baekhyun .

“ arra,ne silahkan masuk”.

Baekhyun lalu duduk di sofa yang nyaman itu seraya melihat-lihat sekitar ruangan.

“rumahmu keliahatan sepi,kau sendirian?”.Baekhyun menatap Yiorin yang duduk di sampingnya.Yiorin menjawabnya dengan mengangguk.

“ mian kalau aku mengganggu waktu santaimu Yiorin…”

“ ah, ani.. kau datang di waktu yang tepat.. kebetulan aku juga membutuhkan teman”

“kau membutuhkan seorang teman? Atau membutuhkan kekasih?”. Tanya Baekhyun yang sekedar bercanda. Tapi  Yiorin malah menanggapinya dengan serius” aku ingin…ada seseorang yang selalu di sampingku”. “sepertinya kau membutuhkan seorang kekasih”. Sambung Baekhyun.

Yiorin memutar matanya mencerna perkataan Baekhyun tadi “membutuhkan seorang kekasih…apa itu yang aku inginkan?”. Gumam Yiorin.

“ aku datang kemari.. karena aku ingin mengenalmu lebih dekat”. Ucap Baekhyun menatap lekat bola mata coklat Yiorin.

DEG!

“kenapa harus aku? di sekolah banyak Yeoja yang lebih cantik dariku.kenapa ingin mengenalku lebih dekat?”.tanya Yiorin seraya tubuhnya menjauh sedikit dari Baekhyun.

Tubuh Baekhyun mendekat memperkecil jarak mereka. Sekarang mereka duduk begitu dekat.

“ karena kau yeoja yang menarik…Yiorin”.ujar Baekhyun lembut.

“ah kau ini..”. Yiorin tersenyum tersipu malu.

Sementara itu Kim Jongin yang tak lama mendengar pembicaraan mereka dari luar langsung terperangah.ia sengaja tidak masuk karena ia tau sepeda putih yang terparkir di halaman rumah adalah milik Baekhyun.

Tiba-tiba terdengar Suara dering dari handphone Baekhyun lalu ia mengangkat telpon tersebut.

“ Yobosseo… ne,aku akan menjemputmu,tunggu ya chagi”. Baekhyun menutup telpon itu.

“aku ingin bertanya lebih banyak tentang dirimu..tapi waktu tidak mendukung.aku harus pulang sekarang”. Kata Baekhyun

“ eum, tadi yang menelepon itu pacarmu?”

“ bukan.. dia adalah keponakanku”

“ oh Hyungmu atau Nunamu yang sudah menikah”

“ Hyungku sudah menikah, ne aku harus pulang.. Yiorin jaga dirimu baik-baik”. Baekhyun beranjak dan berjalan keluar. Jongin ia tak bersembunyi secara terang-terangan ia menampakkan dirinya di depan pintu tepatnya menghalangi jalan Baekhyun.

“k.. k..kau…kenapa bisa ada di sini?”. Langkah kaki baekhyun terhenti karena di depannya ada namja jangkung yang menghalanginya.Yiorin terkejut seketika saat ia melihat namja itu adalah Kim Jongin.

“apa peduli kau menanyakannya?”. Lirih jongin

“ kau juga mengunjungi rumah Yiorin..”

“ ne.. aku mengunjungi rumah Yiorin… ah tidak.. aku menempati rumah Yiorin”. tukas Jongin membuat Yiorin gemetar.

Baekhyun menatap tajam Jongin” oh.. kau tidak punya tempat tinggal rupanya…sampai-sampai harus menumpang tinggal di rumah Yiorin”. ucapan Baekhyun benar-benar menusuk hati Jongin. Jongin mulai geram ia mengempalkan tangannya dan melayangkannya tepat di pipi Baekhyun.

BUGH!

Sekarang Baekhyun merasakan darah segar mengalir dari sudut bibirnya dan suasana berubah menjadi panas.

“ berani-beraninya kau menonjokku..”. tangan kiri Baekhyun langsung mengangkat kerah baju Jongin dan tangan lainnya siap melayangkan pukulan balik kepada Jongin.

“ ah andwae… Jongin … Baekhyun.. hentikan!”. Yiorin menahan lengan Baekhyun agar tidak memukuli Jongin

“ aku harus pulang .. tidak ada waktu bermain-main denganmu.. Kim Jongin..”. Lirihnya dan melewati keberadaan Jongin .

~~

 

“ kau seharusnya tidak mengatakan itu padanya”. Hardik yiorin. Jongin hanya menatap Kosong.

Terlihat Jongin mengempalkan kedua tangannya dan beralih menatap Yiorin“ kalau begitu… USIR AKU SEKARANG !! “.

“ J.. jo…jongin…”. kedua mata Yiorin mulai berkaca-kaca dan pergi meninggalkannya.ia mendetumkan langkah kakinya saat manaiki tangga.

“ cih, lama-lama aku bisa gila berada di sini…”.dengus  Jongin dan duduk di ruang tengah seraya menekan tombol merah di remote untuk menghidupkan tivi.

Selang beberapa menit Yiorin turun dan pergi mengambil botol yang berisikan air putih dingin di kulkas.

“ Hey, sekalian ambilkan aku minuman ”. Perintah Jongin menoleh ke Yiorin.

“ shireo,ambil saja sendiri!!”. Bentak Yiorin masih geram. Jongin loncat melangkahi sofa lalu menuju Yiorin yang masih meneguk setengah botol air putih.

“ kau tidak mengambilkannya, Yeoja sombong !!”

“ apa harus aku menuruti perintahmu? “. Tukas Yiorin. Di tangan kanan Yiorin masih menggenggam botol air putih dengan tangkas Jongin merampasnya dan menghabiskan setengah air putih di botol tersebut.

GLEK.. GLEK..GLEK

“ Kim Jongin … itu bekas aku minum…andwae..”

“ apa ini masalah?”

“ masalah… Kim Jongin !! “

“ karena?”

“ cup-cupan botol itu bekas mulutku..lalu kau juga minum melalui cup-cupan itu”

“ aku tau maksudmu.. kita sudah melakukan ci-u-man ti-dak lang-sung….”. ucap Jongin sengaja mengeja tiga kata terakhir.

“ JONGIN!! AKU BENCI PADAMU…”

“ YIORIN AKU JUGA MEMBENCIMU”

Yiorin berbalik badan berjalan berlawanan dari Jongin. Jongin mengikutinya dari belakang.

“ Hey! Jangan mengikutiku! ”. Yiorin berhenti melangkah dan menoleh ke belakang.

“ siapa juga yang mengikutimu..aku juga mau naik ke lantai atas”. Jongin berjalan mendahului Yiorin.

 

~~

 

Hari sudah pagi sinar matahari menelusup di celah-celah jendela menerangi kelopak mata Yiorin yang masih tertutup.dia mengerjap-ngerjap dan melihat jam wekernya yang menunjukkan angka 6 . Yiorin langsung bangun dan pergi bersiap-siap sekolah.

“ Appa.. Yiorin dan Jongin mau berangkat”. Pamit Yiorin pada appanya yang sedang menyesap kopi hangat di ruang makan.

“ ne, berangkatlah jangan lupa makan di sekolah”. Nasihat Appa Yiorin dan mereka berdua mengangguk.

Yiorin tampak mengambil sepeda usangnya di garasi namun di halangi oleh Jongin.

“ Yiorin.. kita akan berangkat bersama”. Jongin menarik lengan Yiorin menuju motor sport merahnya.

“ Kau jangan memaksakanku.. aku berangkat sendiri”. Yiorin berbalik badan dan Jongin meraih tangannya.

“ lepaskan tanganku..bukankah kita saling membenci”.Yiorin menatap tajam Jongin yang masih menggenggam tangannya. Jongin tak semudah itu menyerah ia langsung menyeretnya ke tempat boncengan motornya dan Jongin naik langsung menancap gas.

Sesampainya di sekolah,semua mata tertuju pada Jongin dan Yiorin.mengapa tidak? Jongin terus saja menggandeng tangan Yiorin saat berjalan menuju ke kelas mereka.Yiorin memaksakan tangannya agar di lepas oleh tangan Jongin tapi lagi-lagi tenaganya tak mampu menepis tangan kanannya yang di genggam erat oleh Jongin.

Jongin melepaskan tangan Yiorin dan mencium punggung tangannya saat sudah sampai di bangkunya. Semua yang berada di kelas itu langsung membulatkan mata mereka. What the …

“ kalian berpacaran? “. Tanya Sehun menyelidik.

“ ah .. aniya… Jongin kau ini !! “. Hardik Yiorin tapi tidak bisa di pungkiri wajahnya sudah memerah.

“ Ne,kami akan segera berpacaran”. Jawab Jongin membuat seisi kelas menertawakannya.

“ Hey, Jongin sejak kapan kau menjadi pelawak,hah? mana ada akan segera berpacaran maksudmu apa?”. Sahut Baekhyun dari bangkunya yang tak jauh dengan bangku Jongin.

Jongin langsung geram dan menuju bangku Baekhyun,mengangkat kerah seragamnya.

“ kau akan mati ! “. Ancam Jongin dengan membulatkan matanya.

Chanyeol sebagai teman Baekhyun melerai mereka dan membela Baekhyun.

“ Jongin, ini di sekolah.. kau jangan berbuat seperti ini!”. bentak chanyeol dengan berani.baru kali ini ia membela teman dengan membentak Jongin sang master evil yang terkenal kejailan di sekolahya.

“oh . teman yang baik.. chanyeol dan Baek. Baekhyun ya? Cih “. Jongin menuju bangkunya.

Memulai pelajaran Biologi..

“ anak-anak sekarang kita memulai mempersentasikan laporan kalian”. Perintah seongnim.

“ Kim Jongin, kau sudah membuat laporan praktik kemarin?”. Tanya Seongnim membuat Jongin getir.

“ a..a..ku… masih sakit flu seongnim”

“jangan berpura-pura .. terakhir hari senin depan .. kau harus mempersentasikannya”. Tutur Seongnim.

“ kalau begitu Yiorin kau saja yang membuka persentasinya”

 

~~

 

Saat istrirahat Baekhyun tidak pergi keluar kelas ,dia masih membaca buku. Chanyeol akhirnya menemani dia di dalam kelas.

“aku tau kau anak yang baik”. Puji chanyeol. Baekhyun berhenti membaca buku dan menutupnya.

Baekhyun menatap Chanyeol yang duduk di sampingnya “ Jongin.. orang seperti apa dia?”

“dia terkenal master evil di sekolah ini kejailannya jadi pusat perhatian dan dia juga mantan president di sekolah ini tapi baru dua hari ia langsung mengundurkan diri dan di gantikan Yiorin”. Terang Chanyeol.

“ Yiorin masih jadi President?”

“ tidak, masa periodenya sudah habis”

“ eum,apa hubungan Yiorin dan Jongin?”. Tanya Baekhyun penasaran.

“ sejak pertama mereka berkenalan mereka seperti musuh bebuyutan, Jongin terus saja mengganggu Yiorin”

“ oh.. jadi begitu”. gerutu Baekhyun.

 

~~

Sepulang sekolah Baekhyun mengajak Yiorin ke taman hiburan sedangkan Jongin ia di ajak kencan oleh Choi Siyoon yang pernah mengirimnya surat.

 

“ Kim Jongin, akhirnya kau mau berkencan denganku..”. Choi Siyoon bergelayut di lengan Jongin.

Jongin memaksakan Senyumnya di dalam hatinya Jongin terpaksa menerima ajakannya karena ia tidak mau di cap egois oleh keluarganya yang sudah dekat keluarga Jongin.

“ apa kau tidak merindukanku selama ku berada di jepang,heum?”. Tanya Siyoon manja menatap Jongin.

“a..aku..ah.. ne…”. ucap Jongin terbata-bata.

“ kau gugup ya?”. Tanya Siyoon seraya menautkan jemarinya dengan jemari Jongin.

 

Sementara itu Yiorin dan Baekhyun berjalan-jalan mengelilingi taman hiburan.suasana menjadi hangat ketika Baekhyun memberikan bando telinga kelinci di kepalanya.Yiorin tersenyum lembut.

Kemudian mereka membeli es krim.satu sama lain menyuapi es krim itu. Sudut bibir Baekhyun di selimuti krim ketika Yiorin menyuapi es krimnya. Baekhyun terkekeh.

“ mianhae..”. Jemari Yiorin menyeka krim di sudut bibirnya. Baekhyun menahan telapak tangan Yiorin yang masih menempel di pipinya.

“ aku ingin kau memegangnya”

“ Baekhyun.. telapak tanganku akan keram”. Akhirnya Baekhyun melepaskan telapak tangan yiorin dari pipinya.

Sambil berjalan dan membawa es krim sempat-sempatnya Yiorin memikirkan Presentasi Biologi di sekolahnya.“ tadi bagaimana presentasiku? Sepertinya presentasiku kurang memuaskan ya?”. ucapnya.

“ siapa bilang? Presentasimu sangat bagus”. Puji Baekhyun dan menatap sekilas wajah Yiorin.

“ ah, jeongmal?”

“ ne”

Mata Baekhyun tiba-tiba membulat saat mendapati Kim Jongin dengan seorang Yeoja yang tak jauh dari keberadaan mereka.

“ kita jangan melewati jalan ini”. baekhyun memutar arah dan mengambil arah kanan.

“ wae? “

“ ah ada namja gila di sana..”

 

~~

“ Jongien… aku ingin kau membelikan baju itu untukku”. Ucap siyoon manja.

“ aku .. uangku tidak banyak”. Jongin mengorek sakunya.

“ ah kau ini…”. memukul pelan lengan Jongin.

“ yeoja ini benar-benar manja,kalau keluarganya tidak dekat.. mungkin sudah ku tinggal..”. Gumam Jongin kesal di balik senyuman semunya.

“ kalau begitu kita duduk di bangku sana ya?”. Ajak Siyoon menuju bangku itu dan duduk.

“ eum , di sini sejuk..”. Siyoon menghela nafas dan membuangnya.

Jongin hanya bergeming, Siyoon menyenderkan kepalanya di bahu kiri Jongin.“ aish.. Yeoja ini”.batin Jongin.

“ jongin, apa kau senang dekat denganku,eum??”. Tanya Siyoon memecahkan keheningan.

“ senang katamu? Senang bagaimana cih”. Jongin hanya bergumam namun dari bibirnya ia berkata sebaliknya “ ah iya aku senang”. Lagi-lagi senyuman palsu.

 

~~

“Yiorin kau tidak lapar?”. Ucapnya lalu menarik tangan Yiorin masuk ke sebuah restoran mewah tak jauh dari taman hiburan.

“ ah aniya, mengapa kau mengajakku ke restoran ini? kita ke restoran lain saja ya?”. Tutur Yiorin sungkan karena menu makanan di sini pasti harganya tinggi.

“ jangan sungkan, aku akan meneraktirmu..”. senyuman Baekhyun mengembang. Namja ini tampak lucu.

“ aku.. pesan sup panas dan es jeruk”. Ucap Baekhyun lalu di tulis oleh pelayan. “ aku pesan ramyun dan es teh”. Sambung yiorin.setelah menulis pesanan Yiorin pelayan itu kemudian berlalu.

Selesai makan mereka berdua melanjutkan perjalanan mereka untuk segera pulang karena langit mulai mendung.

~~

“ aku akan pulang, Siyoon”

“ kenapa terburu-buru Kim Jongin.. ayolah ke rumahku”

“ tidak bisa,aku akan segera pulang..kau juga sudah di jemput oleh supirmu”

Kim Jongin berbalik badan berjalan berlawanan dari keberadaan Choi siyoon. Choi siyoon hanya melihat punggungnya yang bidang. Tak lama kemudian Siyoon mengejar Jongin. Ia menghalangi jalan Jongin dan kedua telapak tangan Siyoon memegang pipi Jongin lalu dengan cepat Siyoon menempelkan bibirnya dengan bibir Jongin.Mata Jongin terbelalak seketika itu juga.bibir Siyoon ingin melumat habis bibir jongin namun Jongin segera mendorong cepat tubuh Siyoon.

“ Apa-apaan kau ini !! hah?”. Pekik Jongin geram. Siyoon tersungkur ke tanah seraya mengelap bibirnya dengan jemari.

Tidak bisa di pungkiri ada yang menyaksikan ciuman mereka tadi. Yiorin dan Baekhyun melihatnya tepat di depan mata mereka. Mata Yiorin berkaca-kaca dan berlari meninggalkan mereka.Saat itu juga Jongin menyadari keberadaan Yiorin. Jongin berlari mengejar Yiorin. Yiorin berlari dengan suara isakan tangis.air matanya berjatuhan dari pelupuk matanya. Tak henti-hentinya ia menangis.

“ Yiorin ku mohon berhentilah berlari..”. teriak Jongin dengan nyaring.

Langkah Yiorin terhenti.” Pabo.. mengapa aku menangisinya?”. Gerutunya sambil menyeka air matanya dengan jemari.

“ Yiorin..”. terdengar langkah kaki Jongin mendekat.

“ Ku mohon jangan mendekat!! “. Tukas Yiorin tanpa menoleh ke belakang.

Baekhyun juga berlari dan menghampiri keberadan Yiorin. Ia mengantarkan Yiorin pulang dan meninggalkan Jongin yang tengah berdiri berjarak dua langkah di belakangnya.

Jongin memberontak ia mengacak-ngacak rambutnya dan kedua lututnya menyentuh lantai seraya memukul lantai dengan kempalan tangannya.

 

“ Jika kau ingin menangis.. menangislah di pelukanku.. “. Tutur Baekhyun dan menyenderkan kepala Yiorin di dadanya seraya mengusap-ngusap rambut Yiorin. Yiorin membenamkan kepalanya dan air matanya terus saja mengalir deras seperti membentuk sungai kecil di pipinya.

What the hell..

He make me hurt but he’s my hidden love…

I love him… but he make me broken..

~~

20 hari lagi Jongin akan pergi dari rumah Yiorin,empat bulan begitu cepat berlalu. Menyisakan banyak misteri di antara mereka. Yiorin tidak mengungkap perasaannya begitu juga Jongin.

Yiorin dia terus mengurung diri di kamar tapi tak mengganggu jam sekolahnya.semenjak kejadian itu  Ia tak ingin melihat wajah Jongin walaupun kejadian itu terjadi tiga hari yang lalu.

Saat di sekolah Jongin mengajak ia mengobrol tapi Yiorin menghiraukan. Jongin tak mengerti apa yang ada di pikiran Yiorin sampai-sampai ia sangat membencinya. Hubungan mereka benar-benar tidak baik.

Baekhyun dia yang selalu menghibur Yiorin. Yiorin merasa nyaman dengannya. Jongin melihat keakraban mereka dengan senyuman sinis.

Hari ujian kelulusan semakin dekat. Ujian akan di laksanakan minggu depan.tak ada cara lain selain melupakan kejadian itu dan fokus pada ujian nanti.

~~

Jongin mengunjungi rumah Sehun namun ia melihat di balik jendela Sehun tengah asik bermain dengan Luhan,Hyungnya yang baru tiba dari cina.mereka begitu akrab dan Luhan sedang menggelitik sehun. Jongin pasrah dan tak mau mengganggu mereka. Ia mengurungkan niatnya untuk bertemu sehun.

Jongin tidak tau harus kemana lagi ia tidak mau balik ke rumah Yiorin karena ia hanya bisa menyakitinya.tiba-tiba sosok berjubah hitam menjatuhkan sebuah benda berharganya. Jongin mengambilnya dan mengejar pemilik barang berharga ini.mengejar dan mengejar Jongin tampak berada di dunia lain ia tidak mengetahui tempat apa ini.

“ Jongin…kemarilah”. tegur sosok berjubah hitam itu. kelihatannya dia sangat misterius. Jongin mendekat ke arahnya dan tiba-tiba ia pingsan di tempat.

 

**

Berhari-hari Jongin tak pernah pulang ke rumah Yiorin. Yiorin tampak cemas begitu juga dengan appanya. Yiorin,Baekhyun dan Sehun telah  mencari Jongin kemana-mana tapi tetap tidak di temukan.

“ KAI KAU DIMANA?? “. Teriak Sehun di tengah-tengah bukit.cuaca benar-benar tak mendukung.

“ KIM JONGIN !! AKU MOHON !! PULANGLAH”. Teriak Yiorin histeris dan air matanya turun begitu saja bersamaan dengan air hujan.

~~

“ Jongin.. bangunlah”. Mata Jongin mengerjap-ngerjap dan melihat wajah sosok berjubah hitam itu. Ia terbelalak. Jongin mengenal wajah ini dia mengenalnya.

“D.O..apa itu kau?”

“ kau masih mengingatku?”

“ ku kira kau sudah mati… atau aku hanya bermimpi”. Jongin mengucek-ngucek matanya memastikan apa ini dunia mimpi atau nyata.

“ ini di dunia nyata,benar aku memang nyaris mati di bunuh mafia itu kematianku memang menjadi misteri, tapi nyatanya aku masih hidup.. kau adalah satu-satunya orang yang mengetahui keberadaanku”. Terangnya dan menepuk-nepuk pelan bahu Jongin.

“ kembalilah ke tempat asalmu .. Jongin.. ” . sosok berjubah hitam kemudian pergi meninggalkan Jongin seraya di tangannya membawa barang berharga tersebut.

“ apa ini?? sepertinya aku sedang bermimpi”. Ucapnya dan mencubit pipinya “ ah sakit.. benar ini bukan mimpi…aku bertemu dengan sahabat masa kecilku Do kyungsoo benar itu kau”. Jongin termenung.

~~

“ JONGIN !! APA ITU KAU ??”. mata Yiorin membulat ketika namja yang sedang bersandar di pohon adalah Kim Jongin.

“ YIORIN ?? “. Jongin langsung berdiri tegap dan berlari ke arah Yiorin. Yiorin juga berlari ke arahnya dan saat satu sama lain bertemu. Mereka langsung saling berpelukan. Memeluk erat satu sama lain. Yiorin menangis terharu dagunya menempel di bahu Jongin.dagu Jongin menempel di puncak kepala Yiorin dan memejamkan matanya mengusap-ngusap rambut Yiorin yang basah di tengah-tengah hujan.

“ Saranghae Yiorin.. “

“ Nado Saranghae … Jongin”

 

**

 

When meet him i’m verry happy

Maybe i’m afraid lost him

Hidden love that is You

 

 

THE END

 

Mianhae ceritanya menggantung. Sebenarnya masih banyak yang ingin di ceritakan tapi berhubung part 2 nya terlalu banyak jadi terputus di sini jadilah ending. *Bow*

Kalau masih ada yang penasaran silahkan komen , semoga author bisa lanjutin. ^^

About SUSHIBE

im kpopers , I'm MVP and sparKyu ^^ **

3 thoughts on “[FF] Love is Hidden 2 of 2 (END)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s