[FF] Taemin Twins ( Honeymoon OnTae n’ OnKey side) after story [1.2]

Author : @navi0794 ( avi naviaa )

tittle : Taemin Twins ( Honeymoon Ontae n’ Onkey side) after story

Main cast :

  • Lee Taemin as Taemin boy
  • Lee Taeyeon as Taemin girl

Support cast :

  • Lee Jinki a.k.a Onew
  • Choi Minho as Minho
  • Kim kibum as Key umma ( Key jadi yeoja di sini #plak #ditimpukKey )
  • Kim Jonghyun as Jjong appa

pairing : Ontae ( Onew – Taeyeon * Taemin girl * ) , OnKey , JongKey and 2min ^^

Genre    : Friendship , Romantic, humor? maybe

Rating  : PG-16

Length : Twoshoot

Saran ide dari :  Kim Jaesumin

A.N : ini cerita after story dari [FF-Twoshoot] Taemin Twins ( Lee TWINS ) 1 of 2[FF-Twoshoot] Taemin Twins ( Lee TWINS ) 2 of 2 [END]

satu dua kata atau lebih komentar/saran/kritik sangat berguna bagi para author dan setiap author juga ingin fanficnya di hargai tapi aku juga sebagai author tidak memaksa kan kehendak kalian ^^ tapi sekali lagi tanggapan kalian itu sangat berarti , aku sering membuat fanfic sequel tapi pada akhirnya jauh dari kata END karena itu tidak ada yang mendukung ._. , maklum mungkin author sibuk dan di sisi lain kalau ada ide baru pasti ide lamanya tenggelam =,=.#plak, jadi lebih enak ngebuat ff 2shoot atau oneshoot dan lebih simple.

Di FF ini sesuai couple favorite ku OnTae ( Onew – Taeyeon * taemin girl* , 2min , dan Jongkey kalau OnKey? ( hmmm maybe I like no no but I love ^^ )

PLEASE DO NOT PLAGIATERS AND SILENT READER !!  ^^

~ TAEYEON POV~

 

Honeymoon with Jinki

 

Setelah pernikahan kami melanjutkan honeymoon di Jepang, ah dia itu mengapa malah memilih jepang padahal aku lebih senang honeymoon di pulau jeju kelihatan lebih romantis. Aku melihat Jinki begitu bersemangat ya dengan sikapnya seperti itu aku menjadi lebih nyaman berada di dekatnya , setelah menikah ternyata dia lebih sangat perhatian, lebih perhatian di bandingkan sebelum menikah.

Banyak tempat-tempat menarik di jepang khususnya di kota ‘ OSAKA ‘  aku mengerti mengapa suamiku lebih memilih jepang dari pada jeju karena di jepang banyak sekali pilihan. Eh ternyata kota ini memang cocok untuk honeymoon.

“ Istriku kau suka dengan kota ini?”. Tanya nya dengan senyuman khasnya dan pipi chubbynya seakan mengembang. “  entahlah tapi aku menyukainya “. Aku mengedarkan  pandangan ke sudut-sudut kota ini dari sisi kaca jendela mobil sebelah kiriku.

Rem mendadak membuatku kaget ternyata Mobil  taxi yang aku tumpangi ini berhenti karena Lampu merah ,Tiba-tiba aku menemukan pemandangan yang indah dari sudut pandang penglihatanku, berjejeran pohon-pohon  sakura dengan bunga-bunga yang sedang berguguran , kelopak bunga-bunga jatuh bertaburan menyelimuti permukaan tanah.

Perbatasan antara Sungai dengan Taman yang di hiasi dengan pohon Sakura . indah sekali , sungguh indah sekali. Itu terkesan romantis banyak orang dengan berpasang-pasangan duduk dibangku panjang di bawah Pohon sakura dan juga banyak orang berpiknik di sini mereka bergelar tikar dan kain yang lembut melapisi tikar itu.  Mereka benar-benar menikmati acara piknik mereka dan juga raut wajah mereka terlihat gembira.

Ah, mobil ini sudah jalan. Pemandangan itu belum sepenuhnya aku nikmati. “Seandainya …,aku ke taman itu bersama Jinki” . gumamku

“Kau sedang melihat apa chagiya?” kata jinki tiba-tiba membuat lamunanku buyar.

~ TAEYEON POV END ~

~ONEW POV~

 

Aku sejenak melepaskan pandanganku dari sisi jalan yang kulihat dari kaca jendela. Aku menatap Taeyeon yang tengah melamun , aku tau dia sedang melamun kebanyakan dari yeoja suka sekali dengan hal itu. Aku mencoba  membuyarkan lamunannya dengan menyentuh jemari-jemari nya  dan menautkan jemariku dengan jemarinya aku mengusap-ngusap punggung tangannya dengan lembut.

“ Kau sedang melihat apa chagiya?”

Dia sepertinya terhenyak dengan ucapanku dan menoleh ke arahku memandangku dengan tatapan seolah-olah mengatakan’jangan mengganggu saat aku melamun’

Itu sudah terlihat jelas dari tatapannya sudah bisa mengirimkan perkataan tersirat , aku memandangnya dengan tatapan kosong dan dia masih saja terdiam. Akhirnya dia bersuara juga

“Aku hanya melihat pemandangan sekitar ,yeobo”  Yeoja ini tersenyum , senyumnya sangat manis persis dengan kembarannya Taemin , untung saja pertama yang ku kenal adalah Taeyeon kalau tidak mungkin aku lah yang duluan menyukai Taemin.

“benarkah , jika kau ingin sesuatu katakanlah padaku , ne chagi ?”. aku berbalik senyum padanya

“eum , ne yeobo”

**

Setelah melakukan perjalan yang amat sangat melelahkan itu (==’’). akhirnya sampai di sebuah hotel bintang 5 . Semoga saja yeoja yang aku cintai ini tersepona (eh , ralat terpesona ^__^) dengan kemewahan hotel ini .

Sesampainya di kamar hotel no.127 , kuletakkan koperku dan semua barang-barang yang kubawa.Ya di kamar ini hanya ada aku dan istriku . Kenapa aku jadi gugup begini .  Untuk memecahkan keheningan ini aku segera  pergi menuju kamar mandi selain badanku sudah lengket semua karena keringat yang bercucuran dan juga rasa gugup ini  .

“eh , eumm , Aku mau mandi dulu ya chagi”.

 

~ONEW POV END~

~TAEYEON POV~

 

Ahh , akhirnya sampai juga di hotel . Badanku ini sepertinya sudah mulai remuk karena perjalanan yang melelahkan ini . Hening . Aku merasa gugup sekali karena di kamar ini hanya ada aku dan suamiku . Ya hanya BERDUA .Untung saja Jinki langsung memecahkan keheningan ini .

 

“eh , eumm , Aku mandi duluan ya chagi” katanya yang terdengar gugup .

“ne yeobo”

 

Setelah jinki masuk aku langsung menghembus nafas lega . Kalau ia tidak segera masuk kekamar mandi mungkin saat ini aku sudah pingsan ditempat .

Akupun segera melaksanakan kewajibanku sebagai istri yang baik , yaitu memasakan makanan untuk suamiku tercinta agar ia tidak mati kelaparan.

Walaupun di hotel ini bisa memesan makanan atau mungkin bisa pergi ke restoran namun aku lebih memilih memasak sendiri dari pada menunggu lama. Untung saja aku membawa ayam beku dari Key umma ia sudah mempersiapkannya buat kami.

 

~ TAEYEON POV END ~

~ONEW POV~

 

Ahh , setelah mandi bunga 7 rupa (onew lebay deh) terasa segar kembali. Ketika aku keluar seperti ada bau bau yang sedap . Sepertinya aku tau bau ini . Ini bau …… AYAMM!! . Aku segera menuju arah bau itu . Terlihat makanan serba serbi ayam dimeja makan beserta istriku yang sudah menampakkan senyum manisnya padaku.

“Wah serba ayam ! Chagi , kau memang istri yang sangat perhatian pada suamimu ini”

“hahaha , jangan lebay deh yeobo . sudah sana cepat makan nanti ayamnya keburu dingin lho.”

“oke oke , tapi chagi apa kau tidak makan ?”

“aku sudah makan barusan , ya sudah . Yeobo aku mau mandi dulu ya”

“eum , ne” kataku dengan mulut yang sudah dipenuhi ayam.

Senang sekali rasanya hanya kita berdua saja , aku dan Ayam sekarang kekeke~ istriku sedang mandi, ‘Ayam kau tidak mandi juga (?)’. aku benar-benar sudah gila atau apa? bebicara sendiri dengan ayam yang sekarang sedang aku santap dan sudah aku lahap.

Semua ayam sudah aku lahap tanpa ada sisa kecuali tulang-berulangnya. Ya kenyang itu yang kurasakan.  Sekarang aku bangkit dari tempat duduk dan beranjak menuju ruang tivi, menekan tombol power berwarna merah di remote. Muncul beberapa gambar dari kaca tivi tersebut. Gambar apa itu ? aku terbelalak . hah? OMO !! Aku tidak tahan melihatnya. Seorang yeoja jepang tanpa berbusana . What The…

Sepertinya otak yadongku mulai beraksi. Bisikan setan tiba-tiba datang dan bisikan itu sudah menggerakkan tubuhku dari perintah otakku untuk menuju kamar mandi mengintip Taeyeon.

Belum puas dengan malam pertama sekarang aku ingin sekali mencobanya lagi. Mencoba di kamar mandi euummpphh itu sepertinya romantis. Ku putarkan ganggang pintu kamar mandi , hah? Tidak di kunci . aku mendorong perlahan pintu ini sedikit mengintip dan ….

OMO !!! TAEYEON KAU BENAR-BENAR SEKSI . aku mengucek-ngucek mataku dan masih berada di ambang pintu. Aku hanya ingin mengintip begini saja tidak ingin mengganggunya yang sedang mandi. Argh. Sudahlah lebih baik aku urungkan niatku. Aku ingin kembali ke kamar tidur. Ku tutup perlahan pintu ini tanpa suara agar taeyeon tidak menangkap basah dengan sikapku ini.

 

~ ONEW POV END ~

~ TAEYEON POV~

 

Seperti ada yang mengawasiku saat mandi apa ada orang memperhatikanku? Ah mana mungkin.  mataku melirik ke pintu , pintu itu tertutup dengan rapat ,Paling ini hanya perasaanku saja. Ku matikan shower dan langsung ku kenakan sehelai handuk yang ku lilitkan di tubuhku menutupi dadaku sampai di atas lututku.

Aku mendapati sosok Jinki yang sudah tertidur lelap terlentang di atas kasur.  Benar dia sudah terlelap? Kalau begitu aku akan memakai baju di sini tidak perlu kembali ke kamar mandi. Untuk memastikan agar ia tidak melihatku saat memakai baju aku mendekati ke arah Jinki yang tertidur , aku menggerak-gerak kan kelima jariku di depan wajahnya. Dia tidak terbangun.

Aku ingin menjauhinya dan mulai beranjak pergi tapi….. ada yang menahan pergelangan tanganku dan menarikku ke dalam pelukannya . kepalaku terjatuh di dadanya yang bidang. Aku bisa mendengar denyut jantungnya dan nafasnya yang begitu teratur . mengingat aku masih menggunakan sehelai handuk aku mencoba untuk melepaskan pelukan ini tapi kedua tangan jinki masih kuat mendekapku. Ku kira dia sudah tertidur.

“ Taeyeon chagiya , kau sangat harum  “. Ujar Jinki yang masih memejamkan matanya. Sepertinya ia mengingau atau?

“Jinki-ya aku ingin ganti baju, aku masih menggunakan handuk”. Tuturku dan sepertinya ia sudah mengendorkan pelukannya.

Akhirnya aku terlepas dari dekapannya. Aku memandangi Jinki dia mengubah posisi tidurnya dan sekarang posisi tidurnya menyamping. Aku segera mengenakan baju piyama , err..ruangan ini sangat dingin. Aku kemudian menyusul Jinki untuk tidur, aku menyelimuti Jinki dan juga diriku sendiri.

***

Sinar-sinar cahaya matahari menelusup masuk di celah-celah jendela , hari sudah pagi, sinar matahari ini menyilaukan di balik kelopak mataku yang masih tertutup. Aku mulai mengerjap-ngerjapkan mataku dan mengedarkan pandangan di setiap sudut kamar ini. Ah iya aku sedang berada di hotel bintang lima, jeongmal?.

Aku melirik di sampingku dan…. Jinki menghilang? Jinki dimana ? aku buru-buru bangkit dari tempat tidur menuju ke setiap ruangan yang ada. Jinki tidak ada, dimana dia? Aku kembali ke kamar sejenak duduk di tepi ranjang dan mendapati secarik kertas yang terlipat rapi di atas meja kecil yang letaknya tak jauh dari ranjang.

Perlahan ku buka secarik kertas itu dan aku mulai membacanya

Isi  surat tersebut :

 

Taeyeon istriku , mianhae aku ada urusan sebentar. Tiba-tiba saja ini mendadak jadi aku terpaksa meninggalkanmu. Aku secepatnya akan segera pulang.

 Saranghaeyo chagiya,

 

From ur husband : Jinki

 

Aku menghela nafas panjang dan hembuskan nafasku pelan. Jinki hanya meninggalkanku sebentar. Tenang. Aku harus tenang, ku lanjutkan aktivitasku dengan menonton televisi. Tidak ada acara yang bagus di setiap channel. Hummm. Membosankan .

 

Untuk menghilangkan kebosanan ini aku akan pergi keluar hotel mencari udara segar agar otakku benar-benar fresh.  Ku lengkapi tubuhku dengan memakai jaket tebal. Musim dingin ? tidak di luar sangat panas aku hanya ingin memakainya saja dan melindungi kulitku dari cuaca panas.

 

Jalan-jalan sendiri tanpa di dampingi sang suami aku merasa sendiri, merasa kesepian kalau dalam suasana sepi seperti ini pasti Jinki akan melontarkan kata-kata humoris kadang humornya renyah tapi aku selalu tertawa bila mendengarnya walaupun tidak lucu aku akan berpura-pura tertawa.

Aku sangat lapar lebih baik aku ke restoran yang tidak jauh dariku. Saat aku memasuki restoran .. aku mengedarkan pandanganku ke setiap sudut ruangan ini dan ku menemukan sosok yang ku kenal . Wait… namja jangkung yang duduk bersama dengan … yeoja itu seperti Key umma , dan namja itu seperti suamiku. Aku membelalakkan mataku memastikan apa yang ku lihat itu benar-benar mereka. Aku menutupi sebagian wajahku dengan slayer yang ku lilitkan di leher. Dengan pelan aku melangkahkan kakiku  berjalan melewati nya  dengan sedikit melirik sebentar ke arah mereka. Tidak salah lagi penglihatanku, benar mereka berdua adalah Jinki dan Key umma. Tapi sejak kapan Key umma ikut ke jepang ? bukankah Key umma tidak ikut.

 

Aku mengambil tempat duduk di sebrang dari keberadaan mereka. Mengawasi mereka . aku tidak ingin menampakkan diri dengan menyapa mereka aku tidak mau mengganggu keasyikan mereka. Mwo ? ada apa ini ? Jinki mengambil tempat duduk di sebelah Key umma yang sedang menutupi wajahnya dengan kedua telapak tangannya, key umma menangis? Sebenarnya ada apa? Jinki memberi pundaknya dan menyenderkan kepala Key di bahunya.  Ada apa yang sebenarnya terjadi? Tapi aku masih bepikir positif mereka hanya sebatas hubungan mertua dan menantu jadi aku tidak cemburu.

Aku hanya memesan susu coklat panas. Aku mulai menyesap sedikit demi sedikit susu panas ini untuk menenangkan diriku. Aku mengambil handphone ku dan menelepon Jinki berpura-pura tidak tau jika dia berada di sini.ku tekan nomornya dan ku tekan tombol hijau di handphoneku. Terdengar suara dering dari handphonenya, ku melihat ia ingin mengangkat , tapi dia masih memandangi layar handphone itu terlihat dari wajahnya yang sangat ragu mengangkat telpon itu atau tidak. Akhirnya ia mengangkat juga telpon itu dan..

“ Yobosseo chagiya “ . salamku lewat telpon dan sengaja memelankan suaraku agar tidak terdengar olehnya di sebrang.

“ ne, chagi. Kau sudah makan? “.

“ ne, aku sudah makan, suamiku kau berada dimana sekarang? “. Tanyaku dengan nada sendu.

“ aku berada di…. “ ia menggantungkan kalimatnya dan ia bertanya pada Key dengan suara yang terdengar seperti berbisik.

“ aku sedang berada di rumah temanku , ia adalah teman kerjaku yang tinggal di jepang, sehabis ini aku akan segera pulang ”. Lanjutnya dan langsung menutup telponnya.

Jinki kau…. Mengapa kau berani berbohong padaku?  Perasaanku sekarang…. Hatiku sakit . aku tidak suka kau berbohong padaku. Tampaknya wajahku mulai merah seperti kepiting rebus, sangat marah, aku sangat marah pada Jinki.

Aku beranjak pergi dari tempat itu dan kembali ke hotel , dalam suasana hati yang buruk aku ingin sekali mencurahkan hatiku pada orang terdekat , aku menenelpon JJong appa tapi tidak kunjung di angkat , selanjutnya aku menelepon Taemin kembaranku..

~ TAEYEON POV END ~

 

# FLASH BACK #

 

Sebelum pergi  untuk honeymoon , Taeyeon pernah bercerita pada Key ummanya bahwa ia ingin sekali diberi kejutan dari suaminya Jinki. Key umma mengerti apa yang Taeyeon inginkan. Sebagai umma ia takkan diam, Taeyeon dan Jinki sudah berangkat. Key kemudian merundingkan tentang persiapan kejutan untuk Taeyeon , ia berunding dengan  JJong dan Taemin , setelah mencapai kesepakatan. Mereka memutuskan untuk pergi menyusul Jinki dan Taeyeon ke jepang secara diam-diam tanpa sepengetahuannya.

Di pesawat yang Mereka tumpangi , tempat duduk Taemin dekat dengan jendela pesawat dan di sampingnya Key umma di sampingnya lagi JJong dan di sebelahnya lagi ada ahjusshi yang selalu bersin dan batuk sepertinya ahjusshi itu sedang flu, entah flu apa kemungkinan itu flu babi.

Cipratan bersin dari ahjusshi itu membuat Key terganggu , ia langsung memakai maskernya dan juga menyuruh Taemin memakai masker . Tapi Jonghyun yang dekat dengan ahjusshi itu tak peduli , masa bodoh .

“ JJong kau tidak memakai masker cepat pakai masker sana!”. Perintah Key dengan berbisik di telinganya.

“ tidak perlu , tenang saja aku tidak akan sakit, aku kan kuat”. Ujar nya percaya diri.

“ kau akan ketularan pabo !!!!! “. Nada Key yang berbisik di telinga JJong merasa tersentak dan menatap tajam Key.

“ aku tidak mau, memakai masker itu sesak tau ! “. Kata JJong dan kepalanya semakin maju mendekat ke wajah Key . memperkecil jarak di antara mereka.

“ ah, sudahlah terserah kau, kalau kau sakit aku tidak mau mengurusimu . menyusahkan “. Key membuang pandangan darinya dan beralih menatap jendela pesawat.

~di jepang ~

Benar dugaan Key, Jjong mulai sakit wajahnya tampak pucat dan selalu bersin-bersin ia berbaring lemas di kamar hotel . Key yang melihatnya sangat prihatin .

“ sudah ku bilang kau akan ketularan juga kan”. Ujar Key dan menutupi tubuh JJong dengan selimut tebal.

“ sepertinya aku tidak bisa terlibat membuat pesta kejutan untuk Tae… Taeyeon”. Suara JJong terdengar bergetar.

Key mengambil handphone dan menekan nomor kontak Onew , ia meneleponnya untuk segera bertemu , ia sudah mengatakan semua atas kedatangan mereka menyusul Onew dan Taeyeon.

Bertemu di restoran . Key tanpa henti memberi strategis untuk membuat Kejutan Taeyeon ia merunding dengan Onew karena JJong sedang sakit , melibatkan Onew dalam acara kejutan ini. Di sela-sela rundingan Key teringat JJong yang sedang sakit flu dan gejalanya seperti flu babi. Ia ingin sekali membawanya ke rumah sakit tapi ia bersikeras tidak mau. Di akhir ceritanya Key menangis tak kuat menahan tangis ia menutup wajahnya dengan kedua telapak tangannya. Onew mendekat ke arahnya dan menyenderkan kepalanya di bahu Onew dan Onew mengusap-ngusap rambut Key dengan lembut mungkin dengan rasa sayang entahlah.

Setelah itu terdengar suara dering dari handphone Onew. Mencoba mengangkat tapi ragu karena nama pemanggil yang tertera di layar handphonenya adalah Taeyeon istrinya. Berbisik pelan ke Key . Key menjawab “ angkatlah dan jangan beritahukan kalau kita sedang berunding”.

**

Tak sadar Minho ternyata mengikuti Taemin ke jepang , Taemin di kejutkan dengan kedatangan Minho kemari . ia senang ia merasa berbahagia ternyata Minho tidak ingin pisah dengan Taemin dan ingin selalu bersama. Mereka berpelukan sangat mesra menyunggingkan senyuman mereka dengan sangat manis . Minho menumpukan dagunya di puncak kepala taemin sambil mengusap-ngusap rambutnya sayang.

Pelukan mereka terhenti karena ada suara berdering dari handphone Taemin . ia meraih handphone di atas meja dan menganggkatnya.

# FLASH BACK END #

“ Yobosseo , Taeyeon-aa“ . sapa Taemin pada kembarannya.

“ Taemin , aku sedih. Aku ingin sekali bercerita denganmu”. Ujarnya dengan nada … mungkin seperti terdengar isakan tangis.

“ kau dimana sekarang?”.  Tanya Taemin khawatir membuat  Minho mengeryitkan keningnya.

“ aku di kamar hotel”. Jawabnya di sebrang

“ maksudku alamat kamar hotelmu dimana?”. Tanya Taemin lagi.

“ di hotel bintang lima no 127”.

“ aku akan segera kesana”.  ‘ Pip ‘ menutup telpon.


“ Hey Taeminie bukankah kau merahasiakan keberadaanmu ? “. Tanya Minho hendak menghentikan langkah Taemin yang sedang terburu-buru untuk pergi.

“ ah , aku lupa. Eumm biarlah , aku sangat mengkhawatirkan keberadaan Taeyeon kembaranku seperti ada kenapa-kenapa”. Taemin kemudian pergi dan meninggalkan Minho sendiri di hotel.

 

~ TAEYEON POV ~

 

Mengapa dengan dia ? langsung ke sini ? apa maksudnya ?. aku menautkan kedua alisku. Bukannya dia sedang berada di Seoul? Atau …. Key umma dan Taemin datang bersama ke jepang menyusul aku dan Jinki, mungkin saja itu benar.

Terdengar suara pintu terbuka , suara langkah hentakan Kaki mendekati ku. Aku menoleh ke arah datangnya suara langkah itu. Taemin. Baru sehari tidak bertemu aku begitu rindu kepadanya aku langsung memeluknya erat dan menangis terharu karena ia benar-benar datang mengunjungiku.

“ Taemin kau selalu ada ketika aku sedih , kau adalah kembaranku yang sangat perhatian”. Ujarku mulai membuka pembicaraan sambil melepaskan pelukan darinya.

“ iya tentu saja”. Ia menyunggingkan senyuman dari sudut bibirnya. “ kau kenapa Taeyeon-aa , matamu telihat lembab kau habis menangis?”.  Lanjutnya dan menghapus sisa-sisa airmataku di pipiku yang masih basah.

“ ne, ini karena Jinki”. Aku tertunduk lemas menatap lurus ke bawah melihat lantai. “ ceritakan padaku , apa yang terjadi ? “.  Ujarnya membuatku mendongakkan kembali kepalaku dan kemudian kami duduk di sofa , posisi dudukku dengan kembaranku Taemin….sangat dekat begitu dekat . dia merenggangkan tubuhnya sambil merangkul pundak ku.

“ Jinki , dia itu menyebalkan dia meninggalkanku seharian. sudah lama aku menunggunya di hotel , ku kira hanya sebentar ternyata dia sedang asyik berduaan dengan Key umma. Dia juga membohongiku dengan keberadaan yang sebenarnya. Aku tau dia sedang bersama Key umma . dia tidak tau kalau aku sedang mengawasinya”. Ceritaku panjang lebar kepada Taemin. Taemin hanya mengusap-ngusap rambutku.

Taemin menatapku lekat kedua bola mataku. Aku yakin dia juga sedih mendengarkan ceritaku. Tanpa kusadari secepat kilat ia mencium pipi kananku.

“ Hey, Taeminie kau jangan mengerjaiku seperti ini”. Aku terperanjak dan memegang pipi kananku. “ agar kau tidak sedih lagi”. Taemin memeletkan lidahnya padaku. “ kau itu seorang namja kembaranku kalau di lihat Jinki dia akan cemburu”. Canda ku membuat ia terkekeh.

“ mana mungkin kita kan saudara kandung, jadi halal jika aku mencium mu”. Ia tertawa sangat manis sama manisnya seperti ku . aku menjitak kepala pelan hanya untuk membalas kebercandaannya.

“ sejak kapan kau mengerti halal dan haram Taeminie, kau banyak sekali menyimpan komik-komik orang dewasa di bawah kasur, kau ini. Untung saja Key umma tidak tau hal itu”. Ujarku membuat Mata Taemin terbelalak . terkejut? Mungkin itu yang ia rasakan.

“ Aniyo, mengapa kau bisa tau? “.

“ ne, aku kan kembaranmu. Mungkin aku punya telepati “.  Ku memeletkan lidahku membalasnya.

“ ah , kau itu.. , apa hatimu sudah baikkan? “. Tanyanya dengan sangat perhatian sebagai kakakku sekaligus kembaranku yang aku sangat sayangi.

“ ne, berkat kau. Kau sudah menghiburku Taemin. Gomawo “.  Senyumanku merekah dan sedikit membungkuk ke hadapannya .

Hening. Suara Pintu terbuka memecahkan keheningan ini. Aku dan Taemin menoleh ke arah sumber suara tersebut. Jinki ?? wajahnya terlihat sangat lelah. Dia habis melakukan apa? Tapi aku tidak peduli mengingat aku masih marah padanya. Tubuhnya sangat Lesu , aku sangat mengkhawatirkannya.

“ Jinki hyung sudah pulang , mengapa denganmu? Kau sakit ? “. Tanya Taemin bertubi-tubi pada  Jinki yang sudah menjadi kakak iparnya. Taemin mendatanginya dan meraba kening Jinki dengan telapak tangannya.

“ Jinki hyung kau demam. Kau habis melakukan apa?”. Tanya Taemin lagi membuatku merasa bersalah karena aku sebagai istrinya sama sekali tidak memperdulikan nya. Kemarahanku padanya hilang seketika itu juga.

“ Jinki kau sakit”. Tanpa basa basi aku memboyong tubuh jinki . meletakkan lengannya di bahuku dan berjalan dengan sangat hati-hati ke tempat tidur.

“ aku akan pulang , Taeyeon-aa jaga baik-baik suamimu itu”. Pamit Taemin dan melambaikan tangannya kepadaku. Aku kembali focus memandang Jinki yang sudah ke rebahkan ke tempat tidur. Ia menutup matanya yang sipit dan berbaring lemah di kasur dengan nafas tersenggal-senggal . apa yang sebenarnya terjadi?

 

~ TAEYEON POV END ~

~ KEY POV ~

 

Berkat Jinki aku selamat dari gerombolan kelompok orang yang sedang mabuk dan mereka yang ingin menggodaku. Jinki mencoba melawan mereka untuk pergi dari hadapan kami . namun orang yang tengah mabuk itu.. ia membawa pisau yang tajam. jam berapa ini? mengapa ada orang yang membawa sejata tajam?.

kami pun secepatnya berlari menyelamatkan diri dari orang pemabuk itu yang sedang menyodorkan pisau tajam. sudah jauh darinya . kami sangat bersyukur bisa terhindar dari orang itu.

aku melihat Jinki .. dia sangat kelelahan. kalau aku? jika berhari-hari aku berlari dengannya aku tidak masalah yang penting bisa berada di sampingnya. aku merangkul ia sampai di depan pintu hotel . mengingat keberadaanku yang ku rahasiakan dari Taeyeon aku membiarkan Jinki yang terlihat lesu dan pucat dan meninggalkannya di depan pintu.

aku masuk ke lift dan ada seseorang yang memanggilku dengan ‘ Key Umma’. dia berlari ke arahku dan masuk ke lift bersama denganku. Taemin anak ku.

 

———– TBC ——————

kemungkinan part 2 nya agak lama.

mian hae ^^

mohon komentarnya gomapta ^^

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

About SUSHIBE

im kpopers , I'm MVP and sparKyu ^^ **

6 thoughts on “[FF] Taemin Twins ( Honeymoon OnTae n’ OnKey side) after story [1.2]

  1. hoooaa
    annyeong haseyo🙂
    leader bru d sini…
    nemu ff ini sbnrnya d sf3si.. tp d sana lngsng part 2 jd aq searching aj d rumah mbah google. eh nemu part 1 nya di sini… plus sm after story… btw after story part 2nya udh ad kah?
    aku suka ffnya author.. aplgi ad dubu ku… kkkk ayo lnjut part 2 after story nya. penasaran sm kejutannya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s